EKSPOSTIMES.COM – Real Madrid kembali menunjukkan ketangguhannya dalam adu penalti saat menyingkirkan rival sekota, Atletico Madrid, untuk melaju ke perempat final Liga Champions. Setelah pertandingan berakhir 1-0 untuk Atletico dalam waktu normal menyamakan agregat menjadi 2-2. Los Blancos memastikan kemenangan 4-2 dalam adu penalti, dengan Antonio Rüdiger menjadi pahlawan lewat gol penentu.
Atletico Madrid langsung menggebrak sejak awal laga. Gelandang asal Inggris, Conor Gallagher, mencetak gol hanya dalam 27 detik, menjadikannya pemain Inggris pertama yang mencetak gol dalam derby Madrid di Liga Champions, sekaligus gol tercepat yang dicetak pemain Inggris dalam sejarah kompetisi tersebut.
Setelah gol Conor, pertandingan berjalan ketat dengan kedua tim menciptakan peluang berbahaya. Real Madrid berpeluang menyamakan skor di babak kedua, tetapi Vinicius Jr gagal mengeksekusi penalti, tendangannya melambung tinggi dan melebar. Sang bintang Brasil kemudian ditarik keluar di perpanjangan waktu dan digantikan Endrick.
Meski Atletico berhasil menjaga keunggulan mereka hingga 120 menit, mereka kembali gagal saat pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti, mengingatkan pada final Liga Champions 2016, di mana Real Madrid juga menang atas mereka dengan cara serupa.
Dalam drama adu penalti, dua eksekutor Atletico Madrid gagal. Marco Llorente hanya bisa melihat bola tembakannya membentur mistar gawang, sementara Julian Alvarez mengalami nasib buruk setelah terpeleset dalam eksekusinya. VAR kemudian membatalkan golnya karena Alvarez menyentuh bola dua kali.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, mengaku tidak melihat adanya sentuhan ganda tetapi menerima keputusan VAR.
“Saya ingin percaya bahwa jika VAR melakukan intervensi, itu karena mereka melihat sesuatu,” ujarnya.
Di sisi lain, kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, yang pernah dipinjamkan ke Atletico di awal kariernya, mengungkapkan bahwa ia langsung menyadari kesalahan Alvarez.
“Saya merasa dia menyentuh bola dua kali, jadi saya memberi tahu wasit. Itu bukan sesuatu yang mudah dilihat, tapi mereka kurang beruntung,” kata Courtois.
Jan Oblak, kiper Atletico, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
“Tentu saja ini menyakitkan. Kami bermain sangat baik, tetapi kurang beruntung. Ini sangat disayangkan,” katanya usai pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Real Madrid melaju ke perempat final dan akan menghadapi Arsenal, yang sebelumnya menyingkirkan PSV Eindhoven dengan agregat 9-3.
Duel antara Los Blancos dan The Gunners diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik di fase delapan besar, terutama karena Arsenal masih memburu trofi Liga Champions pertama mereka.
Bagi Real Madrid, keberhasilan melewati Atletico lewat adu penalti semakin menegaskan dominasi mereka dalam persaingan antarklub Eropa. Kini, tim asuhan Carlo Ancelotti akan berusaha melanjutkan perjalanan mereka demi menambah koleksi gelar Liga Champions yang sudah mencapai 15 trofi. (*/Rizky)













