EKSPOSTIMES.COM- Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Anders Antonsen, akhirnya mencetak sejarah pribadi dengan menjuarai Indonesia Open 2025 setelah menundukkan wakil Taiwan, Tien Chen Chou, dua gim langsung 22-20, 21-14 di final yang digelar di Istora Senayan Jakarta, Minggu (8/6).
Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi Antonsen, yang telah tiga kali melangkah ke babak final Indonesia Open pada 2019, 2024, dan 2025. Namun, baru tahun ini atlet berusia 28 tahun itu berhasil meraih gelar juara di turnamen bergengsi level BWF Super 1000 tersebut.
Baca Juga: Bangkit dari Ketertinggalan, An Se Young Guncang Istora dan Taklukkan Tiongkok!
“Ini momen yang luar biasa. Saya sudah cukup terbiasa bermain di tempat yang ramai dan penuh semangat, tapi suasana di Istora berbeda. Penonton di sini sangat berisik dalam arti positif, dan itu membuat pertandingan menjadi sangat hidup,” ujar Antonsen dalam konferensi pers usai laga.
Atmosfer Istora yang terkenal energik diakui Antonsen memberikan tekanan tersendiri. Namun, pengalaman dan ketenangannya menjadi kunci keberhasilan dalam duel berdurasi 58 menit tersebut.
“Saya pikir mengamankan gim pertama itu sangat penting untuk hasil akhir pertandingan ini. Kalau saya kalah di gim pertama, segalanya bisa berubah,” ungkap pemain peringkat tiga dunia itu.
Baca Juga: Akane Yamaguchi Tumbangkan Tomoka Miyazaki di Perempat Final All England 2025
Antonsen juga menyebutkan bahwa Indonesia memiliki tempat khusus dalam perjalanan kariernya. Sepanjang kiprahnya di ajang bulu tangkis internasional, ia telah tujuh kali mencapai final di Indonesia, baik di Indonesia Masters maupun Indonesia Open.
“Setiap kali saya datang ke sini, saya selalu menikmati setiap harinya. Ini benar-benar tempat yang spesial,” kata Antonsen menambahkan.
Dengan gelar ini, Antonsen mempertegas posisinya di papan atas tunggal putra dunia dan menambah koleksi gelar bergengsinya, sekaligus menuntaskan rasa penasarannya selama enam tahun terakhir di panggung Indonesia Open. (*/tim)








