Politik & Pemerintahan

Lebaran, Momen Rekonsiliasi? Noel Dorong Pertemuan Jokowi dan Megawati

×

Lebaran, Momen Rekonsiliasi? Noel Dorong Pertemuan Jokowi dan Megawati

Sebarkan artikel ini
Noel dorong pertemuan Jokowi dan Megawati saat Lebaran untuk rekonsiliasi politik.
Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer

EKSPOSTIMES.COM- Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer atau Noel, menilai Hari Raya Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan.

Ia pun berharap momen ini dapat dimanfaatkan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, untuk bertemu dan merajut kembali komunikasi yang sempat merenggang.

Noel mengungkapkan dirinya telah lebih dulu bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh politik, termasuk Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.

“Tadi saya baru saja bersilaturahmi dengan Mbak Puan. Ada fotonya,” ujar Noel usai menghadiri open house di rumah dinas Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (1/4/2025).

Menurut Noel, Idul Fitri adalah momen penting untuk saling memaafkan, termasuk bagi para pemimpin bangsa yang pernah memiliki perbedaan.

Baca Juga: Kemnaker Siap Berantas Premanisme di Pabrik, Lindungi Investasi dan Lapangan Kerja

“Ini kan momen Idul Fitri. Masa nggak memaaf-maafkan? Ini waktu yang pas untuk bersilaturahmi, baik sebagai anak bangsa maupun kader bangsa,” imbuhnya.

Noel pun berharap pertemuan antara Jokowi dan Megawati bisa terwujud dalam suasana Lebaran yang penuh kehangatan.

Sementara itu, wacana pertemuan Jokowi dan Megawati mendapat respons dari PDIP. Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, menilai bahwa pertemuan bukan sekadar formalitas, tetapi harus memiliki makna yang lebih dalam.

“Yang penting bukan hanya bertemu, tetapi apa yang dilakukan masing-masing untuk bangsa, negara, dan konstitusi. Bukan sekadar hal remeh-temeh seperti pertemuan belaka,” kata Deddy, Kamis (27/3/2025).

Deddy menekankan bahwa perbedaan ideologis antara Jokowi dan Megawati menjadi faktor utama yang membuat rekonsiliasi sulit terjadi.

“Pertemuan itu sebaiknya bukan hanya silaturahmi fisik, tetapi harus ada kesamaan pandangan ideologis. Kalau Pak Jokowi pesimis, wajar saja. Karena secara ideologis dan praksis, beliau sudah berbeda jalan secara mendasar,” jelasnya.

Dinamika politik antara Jokowi dan PDIP terus menjadi sorotan publik. Banyak pihak menantikan apakah Lebaran kali ini akan menjadi jembatan bagi kedua tokoh besar tersebut untuk kembali menjalin komunikasi atau justru semakin mempertegas perbedaan mereka.

Masyarakat pun bertanya-tanya, apakah momen Idul Fitri mampu mencairkan ketegangan politik, ataukah perbedaan ideologis yang sudah terlanjur dalam akan tetap menjadi sekat di antara mereka. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d