EKSPOSTIMES.COM – Semen Padang FC harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang PSBS Biak dengan skor 1-1 dalam laga pekan ke-24 Liga 1 2024/2025 di Stadion Haji Agus Salim, Sabtu (1/3) malam. Hasil ini membuat Kabau Sirah masih terjebak di papan bawah klasemen dan gagal menjauh dari zona degradasi.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Semen Padang bertekad meraih kemenangan. Namun, tim asuhan Eduardo Almeida memulai laga dengan cukup hati-hati, sementara PSBS Biak mencoba menguasai tempo permainan dalam 15 menit pertama.
Memasuki menit ke-22, Semen Padang berhasil membuka keunggulan melalui Cornelius Stewart. Gol ini berawal dari serangan balik cepat yang diprakarsai oleh Bruno Gomes. Menghadapi dua pemain lawan, Gomes memberikan umpan ke Stewart yang berlari tanpa pengawalan. Dengan tenang, Stewart menaklukkan kiper PSBS Biak, Jhon Pigai, dan membawa Kabau Sirah unggul 1-0.
Setelah tertinggal, PSBS Biak mencoba bangkit dan melancarkan beberapa serangan ke gawang Semen Padang. Namun, pertahanan tuan rumah masih cukup solid untuk menghalau ancaman tersebut.
Semen Padang hampir menggandakan keunggulan di pertengahan babak pertama. Lagi-lagi melalui serangan balik cepat, Bruno Gomes mendapat peluang emas setelah berhadapan langsung dengan kiper lawan. Namun, sepakan kerasnya masih bisa diblok oleh Jhon Pigai.
Di penghujung babak pertama, Semen Padang harus bermain dengan 10 pemain setelah Fabiano Beltrame diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap Stewart, yang berlari bebas tanpa pengawalan. Keunggulan jumlah pemain memberikan angin segar bagi PSBS Biak. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0 untuk Semen Padang.
Memasuki babak kedua, PSBS Biak melakukan tiga pergantian pemain yang berdampak positif bagi permainan mereka. Sementara itu, Semen Padang yang bermain dengan 10 pemain lebih banyak bertahan dan kesulitan mengimbangi serangan bertubi-tubi dari tim tamu.
Upaya PSBS Biak akhirnya membuahkan hasil di menit ke-80. Williams Lugo, pemain pengganti, mencetak gol penyama kedudukan. Lugo berlari dari tengah lapangan dan melepaskan tembakan keras yang gagal dihalau oleh kiper Semen Padang, Arthur Augusto. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama mencoba mencetak gol tambahan. Namun, upaya mereka selalu digagalkan oleh lini pertahanan masing-masing hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Semen Padang Masih Terancam Degradasi
Hasil imbang ini membuat Semen Padang FC gagal menjauh dari ancaman degradasi. Kabau Sirah kini tetap berada di peringkat ke-15 dengan 22 poin, hanya terpaut satu angka dari Madura United yang berada di posisi ke-16.
Sementara itu, PSBS Biak berhasil menambah satu poin dan kini duduk di peringkat ke-12 dengan 31 poin, menjaga peluang mereka untuk bertahan di Liga 1 musim depan.
Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, mengaku kecewa dengan hasil ini, terutama karena timnya gagal mempertahankan keunggulan. “Kami sudah bermain baik, tetapi kartu merah membuat situasi menjadi sulit. Sekarang kami harus fokus ke pertandingan berikutnya agar bisa keluar dari zona berbahaya,” ujar Almeida.
Di sisi lain, pelatih PSBS Biak, mengapresiasi perjuangan timnya yang tidak menyerah meskipun tertinggal lebih dulu. “Kami menunjukkan mentalitas yang kuat. Babak kedua kami lebih agresif, dan akhirnya bisa menyamakan kedudukan,” katanya.
Dengan kompetisi yang masih menyisakan beberapa pertandingan, Semen Padang harus segera bangkit jika ingin bertahan di Liga 1 musim depan. (*/Kepor)













