EKSPOSTIMES.COM- Semen Padang FC berhasil memetik kemenangan penting atas tamunya Madura United dengan skor 2-1 pada lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Minggu (4/5). Hasil ini membawa tim berjuluk Kabau Sirah keluar dari zona degradasi, kini bertengger di posisi ke-15 klasemen sementara dengan 31 poin.
Tampil di hadapan ribuan pendukungnya, Semen Padang tampil disiplin sejak awal laga. Meski babak pertama berakhir imbang tanpa gol, intensitas permainan semakin meningkat di babak kedua.
Kebuntuan pecah pada menit ke-52 lewat aksi striker C. Stewart yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri dan melepaskan tembakan terukur yang tak mampu diantisipasi kiper Madura United. Gol tersebut membakar semangat tuan rumah.
Baca Juga: BRI Liga 1 Comeback Gemilang! PSS Sleman Kalahkan PSM Makassar 3-1 di Maguwoharjo
Namun, Madura United tak tinggal diam. Delapan menit berselang, gelandang Jordy Wehrmann mencetak gol penyama kedudukan lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Skor berubah menjadi 1-1.
Drama terjadi di penghujung laga. Memanfaatkan skema bola mati, Rian mengirim umpan lambung ke dalam kotak penalti, yang disambut sontekan Gala Pagamo. Bola sempat memantul dan jatuh tepat di kaki Muhammad Ridwan yang tanpa ampun menyundul bola ke gawang, membawa Semen Padang kembali unggul 2-1 dan memastikan tiga poin penting di kandang.
Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, menyatakan puas atas performa anak asuhnya yang tampil penuh determinasi. “Kami tahu laga ini akan sulit, tapi kami sabar dan tidak terburu-buru mencari gol. Kemenangan ini saya persembahkan untuk istri saya yang berulang tahun hari ini,” ujarnya.
Baca Juga: BRI Liga 1 Persita Takluk 0-2 dari PSBS Biak di Kandang Sendiri
Hasil ini memperpanjang catatan kemenangan Semen Padang menjadi tiga laga beruntun, setelah sebelumnya menaklukkan PSIS Semarang 3-2 dan Persija Jakarta 2-0.
Di sisi lain, pelatih Madura United Angel Alfredo Vera mengakui timnya kehilangan fokus di saat-saat krusial. “Babak pertama kami main sangat rapi. Tapi di babak kedua kami lengah dan melakukan kesalahan fatal,” kata Vera.
Kekalahan ini membuat Madura United harus rela turun ke peringkat 13 klasemen dengan ancaman posisi semakin rawan di papan tengah. (*/tim)













