EKSPOSTIMES.COM– PSBS Biak akhirnya mencatatkan poin pertamanya di ajang BRI Super League 2025/2026. Bertarung sengit di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Sabtu (23/8), “Badai Pasifik” sukses menahan imbang tamunya, Persis Solo, dengan skor dramatis 2-2.
Bagi PSBS, hasil ini ibarat oase di tengah perjalanan penuh ujian. Setelah dua laga sebelumnya selalu berujung kekalahan, satu angka yang diraih dari tangan “Laskar Sambernyawa” seolah menjadi tanda bahwa tim asal Papua itu belum habis. Meski masih terjerembap di posisi ke-17 klasemen dengan koleksi satu poin, peluit akhir seakan memberi napas baru bagi para pemain dan pendukung setia mereka.
Laga berlangsung panas sejak menit awal. Persis yang tampil agresif langsung membuka keunggulan lewat aksi Sho Yamamoto di menit ke-9. Gol cepat itu sempat membungkam tribune pendukung PSBS yang jauh-jauh datang ke Yogyakarta. Namun, bukannya runtuh, semangat pasukan Biak justru meletup.
Perlawanan mulai terlihat saat Claudio Lucas melepaskan tendangan keras yang memaksa kiper Muhammad Riyandi berjibaku menepis bola. Momentum itu seolah menjadi pemantik. Dan benar saja, pada menit ke-32, Ruyery Blanco menjebol gawang Persis setelah menyambar umpan matang Eduardo Barbossa dari situasi sepak pojok. Skor imbang 1-1 menjadi penutup babak pertama.
Baca Juga: Persebaya Hajar Bali United 5-2, Bajol Ijo Melambung ke Peringkat Tiga
Kebangkitan PSBS berlanjut di babak kedua. Tekanan demi tekanan akhirnya membuat lini belakang Persis goyah. Pada menit ke-68, pelanggaran Jordy Tutuarima terhadap Heri Susanto berbuah penalti. Lucas Morais dos Santos yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan dingin. Tendangan kerasnya membuat Riyandi tak berkutik, dan PSBS berbalik unggul 2-1.
Namun drama belum selesai. Hanya sepuluh menit berselang, Jordy menebus kesalahannya. Menerima umpan silang dari Althaf Indie, ia sukses menyambar bola dan menggetarkan jala PSBS. Kedudukan kembali imbang 2-2.
Tensi laga kian meninggi di menit-menit akhir. PSBS sempat mendapat peluang emas melalui sepakan Ilhamudin Armayn, tapi lagi-lagi Riyandi tampil sebagai penyelamat. Peluit panjang pun memastikan kedua tim harus puas berbagi poin.
Bagi Persis, hasil ini menempatkan mereka di posisi kedelapan dengan empat poin. Sedangkan bagi PSBS, meski masih berada di zona merah, satu poin yang diraih terasa seperti kemenangan kecil yang bisa menjadi pijakan untuk bangkit di laga-laga berikutnya.
Susunan pemain:
PSBS Biak: Geraldo Manuel Monteiro, Lucky Octavianto, Sandro Embalo, Pablo Andrade, George Brown, Kevin Alexander Lopez, Eduardo Barbossa, Raja Imam Siregar, Lucas Ferreira, Heri Susanto, Ruyery Blanco
Pelatih: Divaldo Alves
Persis Solo: Muhammad Riyandi, Giovani Numberi, Xandro Schenk, Jose Cleyton, Jordi Tutuarima, Mohamad Sidik Saimima, Arapenta Poerba, Ikhwan Ali Tanamal, Kodai Tanaka, Sho Yamamoto, Gervane Kasteneer
Pelatih: Peter De Roo
(*/tim)













