EKSPOSTIMES.COM- Satgas Yonif 712/Wiratama kembali menunjukkan peran aktifnya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah tugas. Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di Kampung Soanggama, Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua Tengah, Kamis (13/11/2025), prajurit TNI ini hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sahabat dan saudara bagi warga setempat.
Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas Yonif 712/WT mendengarkan berbagai aspirasi dan harapan masyarakat Kampung Soanggama. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat Papua.
Dan TK Soanggama, Lettu Inf M. Agung, menegaskan bahwa kehadiran Satgas bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan, melainkan bagian dari upaya membangun kehidupan sosial masyarakat yang lebih baik.
“Kami datang bukan hanya menjaga keamanan, tapi ingin menjadi saudara bagi masyarakat Papua. Kami ingin membantu warga membangun Kampung Soanggama menjadi lebih baik,” ujar Lettu Agung.
Dalam kesempatan itu, Satgas Yonif 712/WT juga menyerahkan bantuan bahan makanan dan bendera Merah Putih kepada masyarakat. Bendera tersebut menjadi simbol semangat kebangsaan dan persatuan yang ingin terus dijaga di Tanah Papua.
Kepala Suku Soanggama, Oto Lawiya, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan TNI.
“Kami senang sekali, bapak-bapak TNI datang membawa bantuan dan mendengarkan kami. Terima kasih sudah peduli,” ujarnya.
Ungkapan serupa juga datang dari Sabinus Sani, Dewan Gereja Kampung Soanggama, yang menyebut kehadiran Satgas Yonif 712 membawa rasa aman bagi warganya.
“Kami merasa diperhatikan dan disemangati. Semoga Tuhan memberkati para prajurit,” katanya.
Kegiatan Komsos ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat di Papua Tengah. Melalui pendekatan humanis dan penuh empati, Satgas Yonif 712/Wiratama berkomitmen menjaga stabilitas wilayah sambil menumbuhkan rasa persaudaraan di hati masyarakat.
Kehadiran TNI di Kampung Soanggama bukan hanya simbol kehadiran negara, tetapi juga bukti bahwa prajurit tetap berdiri bersama rakyat, menjaga, melindungi, dan membangun Papua dengan cinta dan ketulusan. (AL)













