EKSPOSTIMES.COM- Komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam mendukung program prioritas nasional terus ditunjukkan di daerah. Salah satunya terlihat dari langkah Kapolsek Kakas, Ipda Fegi Lumantow, SH, yang hadir langsung dalam launching Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat, Jumat (10/10/2025).
Kehadiran orang nomor satu di Polsek Kakas itu menjadi bentuk dukungan penuh Polri terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat gizi anak-anak dan ibu hamil di seluruh Indonesia.
Acara peluncuran Dapur MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Mitra BGN Yayasan Rovelam Misi Kasih berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan diawali dengan ibadah syukur.
Kapolsek Ipda Fegi Lumantow, dalam keterangannya menegaskan kalau Polsek Kakas mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di wilayah hukumnya agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

“Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo adalah langkah konkret dan manusiawi. Ini bukan sekadar soal makanan, tapi tentang masa depan generasi bangsa. Kami di Polsek Kakas siap mendukung dan memastikan program ini berjalan sesuai tujuan,” ujar Kapolsek Lumantow, ketika diwawancarai wartawan.
Ia menambahkan, keberadaan Dapur MBG di Wasian membawa dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat setempat.
“Selain meningkatkan gizi masyarakat, dapur ini juga menciptakan lapangan kerja baru dan membuka peluang usaha bagi warga. Ini efek domino yang sangat baik bagi Kakas Barat,” jelasnya sembari mengimbau agar masyarakat turut serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kakas.
Acara launching tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Olviane Rattu, Camat Kakas Barat Jeane Sumendap, Kepala Yayasan Rovelam Misi Kasih Robert Lao, Owner Ester Sumilat-Lumawir, Kepala Puskesmas Kakas Barat, para Hukum Tua, serta tokoh agama dan masyarakat.
Diketahui, program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto di bidang gizi dan kesehatan. Tujuannya untuk menekan angka stunting, memperkuat ketahanan pangan, serta membentuk generasi Indonesia yang sehat dan produktif. (len)













