Peristiwa

Tudingan Kabur Dibantah, Steven Rantung Ungkap Teror Bersenjata dan Penjarahan di Kantor OMC Minahasa

×

Tudingan Kabur Dibantah, Steven Rantung Ungkap Teror Bersenjata dan Penjarahan di Kantor OMC Minahasa

Sebarkan artikel ini
APLIKASI OMC Job diduga jadi kedok skema Ponzi berkedok lowongan kerja di Minahasa. Kerugian warga membengkak, ASN Tomohon terlibat sebagai admin lokal.

EKSPOSTIMES.COM- Di tengah badai tudingan publik soal skema OMC Minahasa yang makin panas di jagat maya, pasangan Steven Rantung dan Sfetlani Seko akhirnya angkat bicara. Bukan lari dari tanggung jawab, kata mereka, tapi “menghindari ancaman nyata” usai kantor OMC Minahasa di Tondano diserbu sekelompok orang tak dikenal, beberapa di antaranya diduga membawa senjata tajam.

“Kami tidak kabur! Dua hari lalu, kantor kami dijarah. Orang-orang itu memaksa masuk dan merampas apa saja,” kata Steven kepada EksposTimes, Kamis (10/7), seraya menyebut kejadian itu sebagai aksi teror yang membahayakan nyawa.

Baca Juga: Skema Tipu-tipu OMC Job Makin Terang, Pengamat: Bukan Sekadar Pelanggaran, Ini Dugaan Kriminal

Menurut pengakuan saksi di lokasi, para pelaku membawa parang dan senjata tajam lainnya. Mereka menjarah habis isi kantor, mulai dari komputer, TV, rice cooker, kulkas, hingga kasur dan bohlam lampu. Bahkan dua motor Scoopy yang disebut sudah disalurkan kepada pemenang pun ikut raib.

“Sebagian besar barang itu milik pribadi kami, bukan milik perusahaan,” ujar Steven.

Dalam keterangannya, Steven dan istrinya juga membantah keras bahwa mereka adalah admin atau pengelola utama OMC.

“Kami cuma karyawan. Leader lapangan. Semua komunikasi dan instruksi kami terima langsung dari admin pusat lewat aplikasi,” kata Sfetlani.

Pasangan ini juga menjelaskan bahwa sejak peresmian kantor OMC Minahasa pada 28 Juni 2025, mereka belum mencairkan sepeser pun dari saldo aplikasi. Bahkan dana untuk menyewa kantor dan menggelar peresmian disebut berasal dari dana pribadi mereka yang kini masih tergantung.

Baca Juga: Warga Minahasa Jadi Korban! Aplikasi OMC Job Diduga Skema Ponzi Berkedok Lowongan Kerja, ASN di Tomohon Terlibat

“Kami buka kantor atas perintah Miss Angelina, admin pusat dari luar daerah. Kami hanya menjalankan peran sebagai jembatan informasi dan distribusi hadiah,” ujar Steven lagi.

Menariknya, mereka juga menyebut seorang pengacara dari salah satu Leader OMC di Palu telah dipanggil oleh Polda terkait penyelidikan yang kini mulai meluas. Meski belum jelas siapa saja yang akan dijerat hukum, aroma investigasi serius mulai menyengat dari balik kasus ini. (Farly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d