Nasional

TNI Serahkan Jabatan Kabais Yudi Abrimantyo Usai Kasus Air Keras Aktivis KontraS

×

TNI Serahkan Jabatan Kabais Yudi Abrimantyo Usai Kasus Air Keras Aktivis KontraS

Sebarkan artikel ini
DANPUSPOM TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto menyampaikan keterangan pers terkait penetapan empat prajurit TNI sebagai tersangka kasus penyiraman aktivis KontraS Andrie Yunus di Mabes TNI, Jakarta. (foto. istimewa)

EKSPOSTIMES.COM- Markas Besar TNI menyatakan telah dilakukan penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI dari Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo. Langkah ini diambil sebagai bagian dari tindak lanjut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, penyerahan jabatan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi atas peristiwa yang mencuat ke publik.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais,” ujar Aulia di Balai Wartawan Mabes TNI, Jakarta, Rabu (25/3).

Namun, Aulia tidak menjelaskan secara rinci apakah langkah tersebut berarti pencopotan terhadap Letjen Yudi Abrimantyo atau hanya bersifat sementara.

TNI, lanjut Aulia, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, termasuk tindak pidana. Penindakan dapat dilakukan melalui mekanisme peradilan militer, sanksi disiplin, hingga pemberhentian tidak dengan hormat.

Sementara itu, Pusat Polisi Militer TNI mengungkap keterlibatan empat prajurit Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dalam kasus tersebut. Keempatnya berinisial NDP, SL, BHW, dan ES.

Komandan Puspom TNI Yusri Nuryanto menyebutkan, para terduga pelaku merupakan anggota Detasemen Markas (Denma) BAIS TNI dari matra angkatan laut dan angkatan udara.

“Keempatnya sudah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan mendalam,” kata Yusri.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus menjadi sorotan publik karena melibatkan aparat aktif. Proses hukum terhadap para terduga pelaku kini menjadi perhatian, seiring tuntutan transparansi dan akuntabilitas dari masyarakat sipil. (dtc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d