EKSPOSTIMES.COM- Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (19/03), untuk meninjau langsung progres pembangunan SMA Unggulan Garuda Nusantara di Desa Koyawas, Kecamatan Langowan Barat.
Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam mencetak generasi unggul yang berdisiplin tinggi dan berjiwa nasionalis.
Setibanya di lokasi, Menhan Sjafrie disambut dengan hangat oleh jajaran pemerintah daerah, termasuk Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, dan Wakil Bupati, Vanda Sarundajang. Kehadirannya juga didampingi oleh unsur Forkopimda Sulawesi Utara serta sejumlah pejabat tinggi negara.
Baca Juga: Menhan Syafrie Syamsuddin Tiba di Sulut, Pangdam XIII/Merdeka Sambut dengan Penuh Kehormatan
Dalam sambutannya, Menhan menegaskan bahwa SMA Unggulan Garuda Nusantara di Minahasa berada di bawah pengawasan langsung Kementerian Pertahanan RI. Sekolah ini didesain untuk membentuk pemimpin masa depan dengan standar yang setara dengan sekolah serupa di Cimahi, Malang, dan Magelang.
“Namun secara geografis, lokasi di Minahasa ini lebih strategis dibandingkan yang lain,” ujar Sjafrie, menyoroti keunggulan wilayah yang mendukung pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa.
Ia juga mengajak masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Minahasa, untuk turut mendoakan dan mendukung percepatan pembangunan sekolah ini.
“Mari kita bersama-sama berdoa agar SMA ini segera rampung dan dapat menerima siswa-siswi terbaik tahun ini. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam membangun bangsa,” tambahnya.
Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, menyambut baik pembangunan sekolah unggulan ini. Menurutnya, kehadiran SMA Garuda Nusantara di Minahasa adalah suatu kebanggaan, karena hanya segelintir daerah yang mendapat kesempatan memiliki sekolah dengan standar tinggi ini.
“Dari sekian banyak daerah di Indonesia, Minahasa menjadi salah satu yang terpilih. Ini bukti kepercayaan pemerintah pusat terhadap daerah kita,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa putra-putri asli Minahasa mendapatkan kuota 50 persen dalam penerimaan siswa baru. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda lokal untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tinggi.
“Sekolah ini akan melahirkan generasi berprestasi yang siap bersaing di kancah nasional dan internasional serta menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” pungkasnya.
Kunjungan Menhan Sjafrie turut didampingi oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Letjen TNI Tandiyo Budi Revita (Wakil Kepala Staf Angkatan Darat), Marsdya TNI Yusuf Jauhari (Kabaranahan Kemhan), Kolonel Inf Charles Alling (Korspri Menhan), dan Kolonel Inf Jatmiko (Paban IV/Bindik Spersad).
Tak hanya itu, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, serta Sekda Kabupaten Minahasa Dr. Lynda Watania turut hadir dalam rombongan.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, pembangunan SMA Unggulan Garuda Nusantara di Minahasa diharapkan berjalan lancar dan segera menjadi pusat pendidikan unggulan yang mampu mencetak generasi emas Indonesia. (riz)











