EKSPOSTIMES.COM- Kasus penipuan bermodus lowongan kerja palsu kembali menggemparkan Banten. Polres Serang berhasil membongkar sindikat calo kerja yang telah menjerat lebih dari 100 pencari kerja dengan janji manis bisa masuk ke perusahaan bonafide di Kawasan Industri Modern Cikande dan sekitarnya. Kerugian yang ditimbulkan? Tak tanggung-tanggung, mencapai setengah miliar rupiah.
Tiga pelaku berinisial LM (38), GCP (27), dan AM (38), semuanya warga Kabupaten Serang, kini telah diamankan pihak kepolisian. Ketiganya disebut memanfaatkan harapan para pencari kerja untuk meraup keuntungan besar.
Baca Juga: Waspada Penipuan! Kemenag Tegaskan Tidak Ada Haji Tanpa Antre, Semua Harus Lewat Jalur Resmi
“Para pelaku menawarkan pekerjaan di perusahaan besar dengan imbalan uang pelicin berkisar antara Rp7 juta hingga Rp20 juta,” ungkap Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko dalam konferensi pers, Senin (5/5/2025).
Tak tanggung-tanggung, para tersangka mengaku memiliki koneksi kuat di sejumlah perusahaan, bahkan menyamar sebagai HRD, sekuriti, hingga mengklaim kedekatan dengan ormas berpengaruh untuk meyakinkan korban.
“Modusnya sangat meyakinkan. Mereka pura-pura bekerja di perusahaan besar dan menjamin rekrutmen korban,” tambah Condro.
Salah satu tersangka, GCP, mengaku telah menipu 38 orang, kebanyakan dari Kecamatan Cikeusal, dengan janji bisa masuk ke PT Santang. “Saya pakai uangnya buat bayar utang dan kebutuhan sehari-hari,” akunya di hadapan penyidik.
Fenomena penipuan berkedok jasa rekrutmen kerja seperti ini bukan yang pertama kali terjadi. Dengan modus yang terus berkembang, masyarakat, terutama para pencari kerja muda, diminta untuk lebih waspada terhadap tawaran kerja yang disertai permintaan uang di muka.
Baca Juga: Guru Wajib Bijak Bermedsos dan Waspadai Penipuan Online, Begini Penegasan Mendikdasmen Abdul Mu‘ti
“Kami imbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan oknum yang mengaku bisa membantu mendapatkan pekerjaan dengan membayar sejumlah uang. Segera laporkan ke polisi jika menemukan indikasi penipuan serupa,” tegas AKBP Condro.
TIPS HINDARI PENIPUAN LOWONGAN KERJA:
1. Pastikan informasi lowongan berasal dari sumber resmi perusahaan.
2. Waspadai jika diminta membayar biaya administrasi, seragam, atau ‘uang pelicin’ sebelum tanda tangan kontrak.
3. Cek legalitas agensi atau perantara kerja yang menawarkan bantuan.
4. Selalu diskusikan dengan keluarga atau pihak berwenang sebelum mengambil keputusan. (tim)






