Pendidikan

Sinergi Pendidikan! Pemkab Sitaro dan BPMP Sulut Dorong Implementasi Kurikulum Nasional Berbasis Kearifan Lokal

×

Sinergi Pendidikan! Pemkab Sitaro dan BPMP Sulut Dorong Implementasi Kurikulum Nasional Berbasis Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA: Bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit SKM didampingi Kepala BPMP Sulut Febry Dien, Ketua Tim Transformasi Pendidikan BPMP Sulut Stevi Mononimbar, Asisten 1, dan Kadis Pendidikan Sitaro. (foto. ist)

EKSPOSTIMES.COM- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus memperkuat kualitas pendidikan dengan menggelar Lokakarya Implementasi Kurikulum Nasional berbasis Muatan Lokal bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan strategis ini berlangsung sejak 13 hingga 16 April 2025 di Aula Sam Ratulangi, Manado.

Langkah kolaboratif ini menjadi tonggak penting dalam menyatukan visi nasional dan potensi lokal dalam dunia pendidikan. Dalam sambutannya, Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit, SKM, menegaskan urgensi merancang kurikulum yang bukan hanya nasional, namun juga mengakar pada budaya daerah.

“Kurikulum bermuatan lokal adalah jembatan agar peserta didik mengenali jati diri daerahnya, memahami potensi lokal, dan tumbuh dengan rasa bangga menjadi bagian dari Sitaro,” ujar Bupati Kalangit dengan penuh semangat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BPMP Sulut Febry Dien, Ketua Tim Transformasi Pendidikan Stevi Mononimbar, Asisten I Setda Sitaro, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sitaro.

Selama empat hari, para pendidik dan pemangku kepentingan digembleng dalam sesi interaktif yang membedah strategi implementasi Kurikulum Nasional dengan sentuhan lokal.

Febry Dien menegaskan komitmen BPMP Sulut dalam mengawal transformasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami siap menjadi mitra aktif, mendampingi para guru dan pemangku kebijakan di Sitaro agar mampu merancang dan menerapkan kurikulum yang relevan dengan kehidupan anak-anak daerah,” jelas Dien.

Tak sekadar seremoni, lokakarya ini menghadirkan narasumber berpengalaman yang menggugah diskusi seputar pembelajaran kontekstual, penguatan identitas lokal, hingga teknik integrasi budaya daerah dalam mata pelajaran nasional.

Dengan mengusung pendekatan partisipatif, kegiatan ini diharapkan menghasilkan panduan konkret dan inovatif dalam menerapkan kurikulum yang selaras dengan realitas sosial dan budaya di Kepulauan Sitaro.

Pemerintah daerah dan BPMP Sulut optimis, sinergi ini akan melahirkan pendidikan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter dan berakar kuat pada nilai-nilai lokal.

“Kami berharap kolaborasi ini menjadi model inspiratif bagi daerah lain dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif dan berdaya saing,” tutup Febry Dien. (ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d