Peristiwa

Mantan Politikus Oposisi Kamboja Tewas Ditembak di Bangkok, Pelaku Sudah Ditangkap

×

Mantan Politikus Oposisi Kamboja Tewas Ditembak di Bangkok, Pelaku Sudah Ditangkap

Sebarkan artikel ini
INSIDEN tragis ini terjadi hanya beberapa jam setelah Kim tiba dari Kamboja bersama keluarganya. (foto. istimewa)

EKSPOSTIMES.COM- Mantan anggota parlemen dan politikus oposisi Kamboja, Kim Limya, dilaporkan tewas ditembak di Bangkok, Thailand, pada Rabu (8/1/2025). Insiden tragis ini terjadi hanya beberapa jam setelah Kim tiba dari Kamboja bersama keluarganya.

Menurut keterangan polisi, pelaku penembakan berhasil ditangkap setelah berupaya kabur melintasi perbatasan kedua negara.

Kepala Kepolisian Metro Bangkok, Sayam Boonsom, menjelaskan bahwa pelaku ditahan oleh otoritas Kamboja sebelum diekstradisi ke Thailand.

“Pelaku berusaha melarikan diri kembali ke Kamboja, tetapi berhasil ditangkap oleh polisi di sana,” kata Sayam.

Pelaku diketahui seorang pengemudi ojek berusia 41 tahun. Saat ini, otoritas Thailand tengah memproses permintaan ekstradisi agar pelaku dapat disidangkan sesuai hukum Thailand.

Kim Limya dilaporkan ditembak mati dengan tiga peluru di tubuhnya. Kejadian ini berlangsung tak lama setelah ia tiba di Bangkok menggunakan bus dari Kamboja. Korban melakukan perjalanan bersama istri dan kakaknya.

Kim dikenal sebagai anggota Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP), salah satu partai oposisi utama yang telah dibubarkan pemerintah dengan tuduhan pengkhianatan.

Tuduhan tersebut berulang kali dibantah oleh partai, yang menyebutnya sebagai manuver politik rezim penguasa.

Pihak berwenang Thailand berjanji akan menyelidiki motif di balik pembunuhan ini. Namun, hingga kini, belum ada indikasi kuat mengenai alasan penembakan.

Di sisi lain, juru bicara pemerintah Kamboja, Pen Bona, menyatakan bahwa kasus ini sepenuhnya merupakan kewenangan otoritas Thailand. Ia juga membantah keterlibatan pemerintah Kamboja dalam insiden ini.

“Kejadian ini adalah urusan pihak berwenang Thailand. Kami tidak ada hubungannya dengan pembunuhan tersebut,” tegas Pen Bona.

Kasus ini menjadi perhatian internasional, mengingat Kim Limya adalah tokoh oposisi yang vokal. Banyak pihak menduga pembunuhan ini memiliki dimensi politik, meskipun belum ada bukti yang menguatkan dugaan tersebut. (cnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d