Hukum & Kriminal

Mafia Tanah ‘Menggurita’ di Minahasa, Empat Sertifikat Terbit di Lahan Sah Warga, Presiden Didesak Periksa Pimpinan dan Pegawai BPN

×

Mafia Tanah ‘Menggurita’ di Minahasa, Empat Sertifikat Terbit di Lahan Sah Warga, Presiden Didesak Periksa Pimpinan dan Pegawai BPN

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto dan Tonaas LMI Minahasa Noldy Lila

EKSPOSTIMES.COM- Dugaan praktik mafia tanah kembali menyeruak di Kabupaten Minahasa. Tonaas Laskar Manguni Indonesia (LMI) Minahasa Noldy Lila, menuding jaringan mafia tanah telah merambah kawasan Toar Lumimuut, termasuk menguasai lahan milik warga bernama Rido Sompotan di Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat.

Lila mengungkapkan, lahan seluas hampir satu hektare yang terletak di pinggir jalan utama tersebut merupakan milik sah Rido Sompotan, sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 18031908100618 yang diwarisi dari orang tuanya.

Namun ironisnya, di atas lahan tersebut kini muncul empat sertifikat lain yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minahasa atas nama pihak lain yang diduga kuat terafiliasi mafia tanah.

“Tanah ini tidak pernah dijual, baik oleh Rido Sompotan maupun orang tuanya. Tapi sekarang sudah terbit empat sertifikat lain, dan bangunan-bangunan permanen sudah berdiri di atas lahan itu,” ujar Lila, Sabtu (20/12/2025).

Ia mempertanyakan proses penerbitan sertifikat ganda tersebut, terlebih seluruhnya dikeluarkan oleh instansi yang sama. Menurutnya, kondisi ini mengindikasikan adanya permainan serius dalam tata kelola pertanahan.

“Saat ini pemilik lahan yang sah telah mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Tondano. Kami menduga kuat ada praktik mafia tanah yang terstruktur di kasus ini,” tegas Lila.

Lila pun meminta Pengadilan Negeri Tondano bersikap objektif dan cermat dalam memeriksa perkara tersebut, agar putusan hukum tidak menjadi celah bagi penguatan praktik mafia tanah.

Selain itu, ia mendesak Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pimpinan serta seluruh pegawai BPN Minahasa.

“Kami minta Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut ini. Jika terbukti ada permainan, copot dan proses secara hukum. Praktik seperti ini sangat merugikan masyarakat dan harus dibongkar sampai ke akar-akarnya,” tandasnya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d