Olahraga

La liga Arda Güler Cetak Gol Tunggal, Real Madrid Kalahkan Getafe dan Jaga Asa Gelar La Liga

×

La liga Arda Güler Cetak Gol Tunggal, Real Madrid Kalahkan Getafe dan Jaga Asa Gelar La Liga

Sebarkan artikel ini
Arda Güler merayakan gol tunggal yang membawa Real Madrid mengalahkan Getafe di La Liga.

EKSPOSTIMES.COM – Real Madrid berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Getafe dalam laga lanjutan La Liga yang digelar di Estadio Coliseum Alfonso Pérez. Gol tunggal yang dicetak oleh Arda Güler pada menit ke-21 memastikan kemenangan Madrid yang krusial untuk mempertahankan asa mereka dalam perburuan gelar juara La Liga.

Kemenangan ini mengurangi jarak Madrid dengan pemuncak klasemen Barcelona menjadi empat poin, meski Barca masih memimpin dengan 79 poin setelah kemenangan mereka sebelumnya.

Pertandingan dimulai dengan tempo cepat, namun Real Madrid menunjukkan kontrol penuh atas permainan sejak awal. Carlo Ancelotti melakukan beberapa perubahan pada komposisi timnya dengan menurunkan beberapa pemain cadangan, termasuk Arda Güler yang diberi kesempatan bermain sejak awal. Keputusan ini terbukti tepat, karena Güler berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-21.

Gol tersebut berawal dari serangan balik cepat yang dimulai oleh Luka Modrić, yang menggiring bola dan memberikan umpan matang ke arah Güler di sisi kiri. Pemain muda asal Turki itu kemudian melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sudut kanan bawah gawang Getafe, tak terjangkau oleh kiper David Soria. Meskipun Soria sempat menepis bola, bola tetap masuk ke gawang dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk Madrid.

Baca Juga: LaLiga: Barcelona Kian Kokoh di Puncak, Dani Olmo Jadi Penentu Kemenangan atas Mallorca

Setelah gol tersebut, Madrid tidak mengendurkan tekanan mereka. Endrick, yang tampil sejak awal sebagai pemain inti, hampir mencetak gol saat mendapatkan umpan matang dari Vinícius Júnior. Dalam situasi satu lawan satu dengan Soria, Endrick melepaskan tembakan yang ditepis oleh kiper Getafe, dan bola sempat mengenai kaki Djene Dakonam yang berhasil menyelamatkan gawang Getafe dengan clearance di garis gawang.

Real Madrid sebenarnya tampil dominan, tetapi mereka kesulitan untuk menambah gol. Di babak kedua, Getafe mulai menunjukkan perlawanan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Pemain pengganti Alvaro Rodriguez hampir menyamakan kedudukan melalui sundulan setelah menerima umpan silang dari sisi kiri. Namun, sundulan Rodriguez masih mampu ditepis dengan baik oleh Thibaut Courtois.

Getafe semakin berani untuk menekan Madrid, dan mereka hampir berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-96. Setelah Madrid kehilangan penguasaan bola, Mauro Arambarri mendapatkan kesempatan untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun tembakan mendatarnya meleset tipis di sisi kanan gawang Courtois.

Tensi pertandingan semakin memuncak setelah insiden kecil di sisi lapangan saat Aurelien Tchouaméni mendekati wasit, yang kemudian berbicara kepada kedua pelatih dan seorang petugas keamanan.

Walau Madrid tidak tampil sebaik yang diharapkan, mereka akhirnya berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga: Gol Javi Muñoz di Menit Akhir Bawa Las Palmas Bungkam Atlético dan Menjauh dari Zona Degradasi

Kemenangan ini membawa Real Madrid meraih tiga poin penting, mengurangi jarak dengan Barcelona yang kini memiliki 79 poin, sementara Madrid mengoleksi 75 poin. Meski demikian, persaingan menuju gelar La Liga masih terbuka lebar, dengan lima pertandingan tersisa untuk dimainkan. Kedua tim akan bertemu di pertandingan besar pada 11 Mei, yang diprediksi akan sangat menentukan dalam perebutan gelar.

Di sisi lain, hasil ini tidak banyak mengubah posisi Getafe di klasemen. Mereka tetap berada di posisi ke-12 dengan 40 poin, yang berarti masih jauh dari ancaman degradasi, tetapi juga tidak cukup untuk memasuki zona Eropa.

Setelah pertandingan, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengungkapkan kebanggaannya terhadap mentalitas timnya yang tetap fokus meski menjalani jadwal padat dan perubahan besar dalam susunan pemain.

“Kami harus menghadapi pertandingan yang penuh tekanan, terutama setelah hasil di Liga Champions. Hari ini, saya melihat respons positif dari tim meski tidak tampil sempurna,” kata Ancelotti.

Ancelotti juga memberikan apresiasi kepada Arda Güler atas penampilannya yang sangat positif.

“Arda menunjukkan kelasnya sebagai pemain muda yang berpotensi. Gol yang ia cetak menunjukkan kematangannya meski usianya masih sangat muda,” tambahnya.

Terkait dengan pertandingan final Copa del Rey yang akan datang, Ancelotti mengatakan,

“Kami harus fokus pada pertandingan selanjutnya melawan Barcelona. Kami memiliki waktu untuk mempersiapkan diri, dan kemenangan hari ini adalah langkah penting menuju laga tersebut.”

Dengan lima pertandingan tersisa, Real Madrid kini semakin berharap untuk bisa merebut gelar La Liga, meski Barcelona tetap unggul.

Kedua tim akan bertemu dalam laga yang sangat krusial pada 11 Mei mendatang. Sebelum itu, Madrid harus mempersiapkan diri menghadapi Barcelona di final Copa del Rey pada akhir pekan ini.

Selain itu, Ancelotti juga mengonfirmasi adanya beberapa masalah cedera di tim. Eduardo Camavinga dan David Alaba diperkirakan akan absen di final Copa del Rey setelah cedera yang mereka alami dalam pertandingan ini.

Sementara itu, Getafe, yang tengah berjuang untuk meraih poin, tetap berfokus pada pertandingan-pertandingan mendatang untuk memastikan mereka tetap berada di posisi aman dalam klasemen.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *