EKSPOSTIMES.COM- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengencangkan sabuk pengendalian inflasi. Jumat, 12 Desember 2025, Gubernur Sulut Yulius Selvanus meresmikan Kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Maju Sulut di Pasar Bersehati, Manado.
Peresmian itu dikawal langsung Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulut, Kombes Pol FX Winardi Prabowo.
Tak berhenti pada seremoni, rombongan bergerak menyusuri los-los pasar. Harga dan stok bahan pangan pokok menjadi sasaran pemeriksaan, di tengah kecenderungan lonjakan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru.
Agenda ini melibatkan barisan lengkap pemangku kepentingan pangan dan ekonomi daerah. Hadir Pimpinan Wilayah Perum Bulog SulutGo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut, Kasdam XIII/Merdeka, Danrem 131/Santiago, hingga kepala dinas sektor pangan, perdagangan, pertanian dan peternakan, serta Satgas Pangan Polda Sulut.
Menurut FX Winardi Prabowo, Kios TPID bukan sekadar etalase kebijakan. Ia dirancang sebagai alat kontrol langsung pemerintah di pasar tradisional.
“Kios ini berfungsi memantau ketersediaan dan harga pangan, sehingga stabilitas harga bisa dijaga,” ujarnya.
Ia mengakui, tekanan harga hampir selalu muncul menjelang hari besar keagamaan. Karena itu, kehadiran TPID dinilai krusial sebagai rem inflasi.
“Satgas Pangan Polda Sulut akan bersinergi dengan TPID untuk memastikan stok aman dan harga bahan pokok tetap terkendali,” kata Winardi.
Pasar Bersehati hari itu menjadi penanda, negara memilih turun ke lantai pasar, memastikan inflasi tak dibiarkan liar ketika daya beli masyarakat sedang diuji. (tim)









