Pendidikan

Kepala BKN: CPNS Harus Profesional, Jangan Berebut Peran Seperti Planet di Tata Surya

×

Kepala BKN: CPNS Harus Profesional, Jangan Berebut Peran Seperti Planet di Tata Surya

Sebarkan artikel ini
Kepala BKN Zudan Arif menegaskan pentingnya profesionalisme bagi CPNS dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
Kepala BKN Zudan Arif mengingatkan CPNS untuk bekerja profesional dan tidak berebut peran

EKSPOSTIMES.COM- Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif menegaskan bahwa profesionalisme adalah kunci utama bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Ia mengingatkan bahwa setiap ASN harus memahami peran dan tanggung jawabnya, baik dalam bekerja sama dengan rekan kerja maupun dalam berinteraksi dengan pimpinan.

Dalam sebuah analogi menarik, Zudan membandingkan sistem kerja ASN dengan filosofi tata surya. Menurutnya, setiap unsur di tata surya (matahari, bulan, dan planet-planet) memiliki perannya masing-masing tanpa saling mendahului atau melampaui.

Baca Juga: IHSG Melonjak 1,21%, Saham Perbankan Panaskan Bursa

“Demikian pula dalam dunia kerja. Seorang ASN harus memahami peran dan tanggung jawabnya, jangan mengambil tugas orang lain atau melampaui kewenangan. Jika itu terjadi, pasti akan ada benturan,” ujar Zudan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/3).

Zudan juga mengingatkan bahwa dalam perjalanan karier, ASN mungkin akan menghadapi lingkungan kerja yang kurang profesional. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk ikut-ikutan bersikap tidak profesional.

“Kita tidak boleh serta-merta menjustifikasi lingkungan kerja sebagai tidak profesional, karena kita sendiri belum tentu lebih baik dari yang kita kritik. Yang harus dilakukan adalah bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab, serta membangun budaya kerja yang positif,” tegasnya.

Baca Juga: ASN Dilarang Pindah Instansi Selama 10 Tahun, Jika Nekat Dianggap Mengundurkan Diri

Ia mengajak para ASN untuk membangun budaya kerja yang berlandaskan prinsip BerAKHLAK, akronim dari Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Lebih lanjut, Zudan menekankan pentingnya pengembangan kompetensi dan kapabilitas agar ASN tetap relevan menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, seorang ASN tidak hanya dituntut untuk menjalankan tugasnya dengan baik, tetapi juga harus terus belajar, berinovasi, dan membangun kerja sama yang sinergis.

“ASN harus mampu menciptakan keharmonisan di lingkungan kerja, menghargai setiap orang tanpa membedakan latar belakang, memiliki dedikasi tinggi, serta selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara,” paparnya.

Ia juga menegaskan bahwa menjaga nama baik instansi dan negara merupakan tanggung jawab yang tidak bisa ditawar. Dengan sikap profesional, inovatif, dan kolaboratif, ASN dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Bangun kolaborasi, berbagi pengetahuan, dan ciptakan inovasi baru. Hanya dengan cara itu, kita bisa menjadi ASN yang benar-benar melayani rakyat,” pungkas Zudan. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d