Berita UtamaEkonomi & Bisnis

Kemenangan Politik Merambah Dunia Perbankan, Tim Inti Yulius-Victor Duduki Jajaran Komisaris Bank SulutGo

×

Kemenangan Politik Merambah Dunia Perbankan, Tim Inti Yulius-Victor Duduki Jajaran Komisaris Bank SulutGo

Sebarkan artikel ini
RUPS Luar Biasa Bank SulutGo umumkan susunan baru Dewan Komisaris hasil Pilkada Sulut 2024

EKSPOSTIMES.COM- Bank SulutGo (BSG) kembali mencuri perhatian publik. Lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar Rabu (9/4) di kantor pusat BSG, susunan Dewan Komisaris BSG resmi dirombak total, dengan wajah-wajah baru yang mencerminkan kuatnya warna politik pasca Pilkada Sulut 2024.

Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, selaku Ketua Pemegang Saham Pengendali (PSP), bersama Direktur Utama PT Mega Corpora, Ardhayadi, sebagai perwakilan pemegang saham pengendali kedua.

Hasilnya? Sebuah gebrakan politik sekaligus sinyal tegas, dimana kekuatan Tim YS Victory kini merambah ke jantung strategis sektor keuangan daerah.

Dari lima posisi yang tersedia, empat di antaranya kini diisi oleh tokoh-tokoh inti yang menjadi arsitek kemenangan pasangan Yulius Selvanus–Victor Mailangkay (YS Victory) dalam Pilkada Sulut 2024. Sebuah langkah yang dinilai bukan sekadar penempatan jabatan, tetapi juga konsolidasi kekuatan politik dalam tubuh BUMD strategis.

Baca Juga: Gubernur Sulut YSK: Tambang untuk Rakyat, RTRW Harus Tuntas, dan Ratatotok Sudah Kondusif

Ramoy Markus Luntungan (RML) resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama, menggantikan Edwin Silangen. Mantan Bupati Minsel dan eks calon Gubernur ini bukan hanya veteran politik, tapi juga dikenal sebagai otak taktis kemenangan YS Victory di lapangan.

Masuknya Jacklyn Koloay, eks Ketua DPW Partai Perindo Sulut dan figur perempuan berpengaruh dari Minahasa Selatan, mempertegas pengaruh jaringan sosial-politik dalam penunjukan ini. Dikenal dekat dengan elite strategis, ia membawa kekuatan simbolis dan koneksi luas, termasuk kedekatannya dengan Kapolda Sulut.

Sam Sachrul Mamonto, mantan Bupati Boltim dan eks anggota Direksi BSG, juga kembali ke dalam struktur komisaris. Meskipun kalah dalam Pilkada Boltim 2024, kehadirannya dipandang sebagai bentuk political recovery bagi tokoh muda potensial ini.

Sementara itu, Djafar Alkatiri, tokoh Muslim senior yang telah malang melintang di berbagai lembaga legislatif, membawa dukungan massa dari Bolmong Raya hingga Manado. Perannya dalam mengamankan basis pemilih Muslim untuk YS Victory disebut-sebut sebagai salah satu kunci kemenangan.

Satu-satunya komisaris yang bertahan adalah Max Kembuan, perwakilan dari PT Mega Corpora, bagian dari grup CT Corp. Max menjadi penghubung antara kepentingan korporasi dan arah baru manajemen BSG.

Langkah ini menandai era baru dalam pengelolaan Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo, di mana keterlibatan tokoh politik secara langsung dalam struktur pengawasan perbankan tak bisa lagi dinafikan.

Meski menuai pujian dari sebagian kalangan karena dianggap “menghadirkan energi baru”, namun tak sedikit pihak yang mengkhawatirkan masuknya unsur politis terlalu dalam ke dalam sistem perbankan daerah. Akankah keputusan ini membawa BSG ke arah kinerja lebih baik, atau justru menjadi preseden pengaburan batas antara kekuasaan dan korporasi?

Waktu akan menjadi penentu. Namun yang pasti, BSG kini tak hanya bank milik daerah, tapi juga medan kontestasi kekuatan pasca politik Pilkada. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d