Peristiwa

Kapolsek Kakas Sentuh Hati Warga Lewat Program Minggu Kasih di GMIM Pniel Kaweng

×

Kapolsek Kakas Sentuh Hati Warga Lewat Program Minggu Kasih di GMIM Pniel Kaweng

Sebarkan artikel ini
KAPOLSEK Kakas Ipda Fegy Lumantow hadir dalam Program Minggu Kasih di GMIM Pniel Kaweng.

EKSPOSTIMES.COM- Tak hanya menjaga keamanan, Kapolsek Kakas Ipda Fegy K. Lumantow, SH kini makin dikenal sebagai sosok polisi yang merangkul masyarakat lewat sentuhan hati. Dalam agenda Program Minggu Kasih Polri, pada Minggu (15/6/2025), Ipda Fegy hadir langsung di Jemaat GMIM Pniel Desa Kaweng, Kecamatan Kakas, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang menginspirasi.

Baca Juga: Polsek Kakas Gencarkan Patroli Malam, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Dengan pendekatan persuasif dan penuh kekeluargaan, Kapolsek Kakas berdiri bersama para jemaat dalam suasana ibadah, menyampaikan pesan perdamaian, pentingnya menjaga lingkungan yang aman, dan mengajak masyarakat untuk saling peduli.

“Kami hadir bukan hanya dalam patroli, tapi juga dalam doa dan dialog. Polri ada untuk mendengar, merangkul, dan melayani,” tegas Kapolsek.

Kehadiran Kapolsek disambut hangat oleh para tokoh gereja dan jemaat. Dalam kesempatan itu, Kapolsek membuka ruang dialog, menyerap masukan, dan mendengarkan keresahan warga tentang berbagai isu sosial seperti kenakalan remaja, hingga konsumsi miras.

Baca Juga: Perangi Premanisme, Polsek Kakas Sosialisasikan Layanan 110 kepada Pelaku Usaha

Jemaat mengapresiasi langkah Kapolsek yang turun langsung ke rumah ibadah, bukan hanya untuk berbicara, tapi juga untuk mendengarkan dan memahami kebutuhan warganya.

“Inilah wajah polisi yang kami dambakan. Datang tanpa tekanan, bicara dengan hati, dan betul-betul hadir untuk masyarakat,” ucap seorang warga jemaat dengan antusias.

Program Minggu Kasih Polri yang digalakkan oleh Ipda Fegy Lumantow menjadi contoh pendekatan humanis aparat penegak hukum. Tak hanya menyentuh sisi emosional masyarakat, program ini juga menguatkan citra positif Polri sebagai pelindung dan pelayan yang benar-benar hadir di tengah kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komunikasi dua arah antara kepolisian dan warga, menjadikan gereja bukan sekadar tempat ibadah, tapi juga ruang membangun rasa aman bersama. (len)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d