Hukum & Kriminal

Kapolsek Kakas Hadiri HUT GMIM Paulus Wasian ke-99, Ajak Warga Bersatu Pasca Pilhut

×

Kapolsek Kakas Hadiri HUT GMIM Paulus Wasian ke-99, Ajak Warga Bersatu Pasca Pilhut

Sebarkan artikel ini
KAPOLSEK Kakas Ipda Daniel Pangau SH menghadiri ibadah HUT ke-99 GMIM Paulus Wasian.

EKSPOSTIMES.COM- Kapolsek Kakas, Ipda Daniel Pangau SH, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-99 GMIM Paulus Wasian di Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat, Sabtu (27/6). Kehadiran orang nomor satu di Polsek Kakas itu tidak hanya mengikuti ibadah syukur bersama jemaat, tetapi juga membawa pesan persatuan bagi masyarakat yang masih diwarnai dinamika pasca pemilihan Hukum Tua (Pilhut).

Berbaur dengan jemaat dan tokoh masyarakat sepanjang rangkaian perayaan, Ipda Daniel Pangau memanfaatkan momentum tersebut untuk mengajak warga mengakhiri perbedaan politik yang masih terasa sejak Pilhut Desa Wasian pada 17 Juni 2026.

Menurutnya, pesta demokrasi telah berakhir dan kini saatnya seluruh masyarakat kembali menyatukan langkah demi menjaga keamanan serta membangun desa secara bersama-sama.

KAPOLSEK Kakas Ipda Daniel Pangau SH berbaur bersama jemaat dan masyarakat saat menghadiri ibadah syukur HUT ke-99 GMIM Paulus Wasian.

“Tinggalkan perbedaan. Pilhut telah usai, saatnya kita bersatu. Yang sudah terpilih merupakan pilihan Tuhan. Mari kita bersama menjaga kamtibmas agar Desa Wasian tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar Ipda Daniel Pangau.

Kapolsek mengungkapkan, pihaknya masih melihat adanya sekat-sekat di tengah masyarakat sebagai dampak dari kontestasi Pilhut. Jika tidak segera diakhiri, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas keamanan maupun hubungan sosial antarwarga.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak lagi mempertahankan perbedaan pilihan politik ataupun mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memicu konflik. Kepolisian, kata dia, akan terus mengedepankan langkah preventif sekaligus bertindak tegas terhadap setiap gangguan keamanan.

“Perbedaan adalah bagian dari demokrasi. Tetapi setelah pemilihan selesai, semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga persaudaraan dan membangun desa,” tegasnya.

Ipda Daniel Pangau menambahkan, kehadirannya dalam ibadah GMIM Paulus Wasian kali ini merupakan yang kedua. Baginya, membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu pendekatan penting dalam memperkuat sinergi antara Polri, gereja, dan warga.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam perayaan HUT GMIM Paulus Wasian dapat menjadi titik awal mempererat kembali hubungan antarwarga, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di Desa Wasian tetap terjaga secara kondusif. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *