EKSPOSTIMES.COM- Suasana pagi di jantung Kota Tomohon mendadak berubah, Selasa (15/7/2025). Jalanan yang biasanya tenang disulap jadi arena penertiban besar-besaran. Operasi Patuh Samrat 2025 resmi dimulai, dan Polres Tomohon tak tanggung-tanggung dalam menindak pelanggar.
Puluhan aparat berseragam lengkap diterjunkan ke titik-titik strategis. Satu demi satu kendaraan dihentikan. Dari pengendara motor tanpa helm hingga pengguna knalpot brong, tak ada yang luput dari razia.
Baca Juga: Polres Tomohon Tanam 150 Ribu Bibit Jagung, Aksi Serius Polisi Hadang Krisis Pangan Global di Sulut
“Kami tegas, tapi tetap humanis. Tak ada kompromi untuk pelanggaran yang mengancam nyawa,” tegas Iptu Engelina Yusuf, S.Tr.K., Kasatgas Gakkum Operasi Patuh Samrat 2025.
Dalam waktu hanya beberapa jam, tercatat 9 pengendara ditilang dan 7 lainnya diberi teguran simpatik. Pelanggaran yang marak antara lain, tidak mengenakan helm baik pengendara maupun pembonceng, Kendaraan tanpa plat nomor (TNKB) atau menggunakan TNKB palsu, serta knalpot bising non-standar yang meresahkan warga.
“Ada yang santai-santai saja boncengan tanpa helm. Yang pakai knalpot brong, seperti merasa jalanan ini sirkuit. Itu jelas tak bisa dibiarkan,” ujar Iptu Engelina tegas.
Namun, penegakan aturan tidak dilakukan secara membabi buta. Polres Tomohon tetap mengedepankan pendekatan edukatif, dimana setiap pelanggar diberi pemahaman langsung tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Kami bukan ingin menghukum semata, tapi menyadarkan. Satu kesalahan bisa merenggut nyawa,” katanya.
Kepolisian pun mengajak warga kembali pada etika berkendara yang beradab: gunakan helm standar SNI, pasang TNKB resmi, dan hindari modifikasi ekstrem yang membahayakan.
Baca Juga: Menembus Kabut Lokon! Kapolres Tomohon Pimpin Pendakian Sakral di HUT Bhayangkara ke-79
“Keselamatan bukan pilihan, tapi keharusan. Jalanan bukan tempat uji nyali, tapi ruang hidup bersama,” tutup Iptu Engelina.
Dengan semangat tegas tapi bermartabat, Tomohon bergerak membersihkan jalanan dari pelanggaran. Karena ketika aturan ditegakkan, nyawa pun dihormati. (*/riz)













