EKSPOSTIMES.COM- Pemerintah pusat dan daerah bersatu langkah mewujudkan pendidikan inklusif di Kalimantan Timur. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa lima Sekolah Rakyat siap dioperasikan tahun ini di Kaltim, seiring sinyal dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud.
Komitmen tersebut disampaikan langsung Gus Ipul dalam agenda Dialog Pilar-Pilar Sosial di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Sabtu (10/6/2025). Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari prioritas nasional dalam menghapus kesenjangan pendidikan bagi keluarga prasejahtera.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Prabowo! 300 Daerah Siap Wujudkan Pendidikan Gratis untuk Rakyat Miskin
Gus Ipul menyebut dua lokasi potensial yang akan segera disurvei Kementerian PUPR, yakni SMAN 16 dan SMA Melati. Bila hasil asesmen teknis menyatakan kelayakan infrastruktur, laporan akan segera diteruskan ke Presiden Prabowo Subianto untuk eksekusi.
“Dengan izin Pak Gubernur, kita sudah bisa survei salah satu gedung. Kalau Kementerian PU menyatakan layak, Sekolah Rakyat bisa langsung jalan tahun ini,” ujar Gus Ipul optimistis.
Salah satu keunggulan Sekolah Rakyat adalah pembiayaan penuh oleh negara. Mulai dari seragam, alat tulis, operasional sekolah hingga makan gratis setiap hari, seluruhnya ditanggung oleh APBN. Nantinya, kebutuhan makan siswa dikelola langsung oleh Badan Gizi Nasional agar standar gizi tetap terjaga.
“Presiden Prabowo komit memastikan anak-anak dari keluarga miskin bisa mengakses sekolah berkualitas tanpa beban biaya sedikit pun,” tegas Gus Ipul.
Kemensos mencatat hingga pertengahan 2025 sudah ada lebih dari 300 proposal dari kabupaten/kota se-Indonesia yang mengajukan program Sekolah Rakyat. Dari jumlah itu, hampir 100 di antaranya telah menyerahkan data fisik bangunan dan dokumen surat tanah, dan tengah menjalani proses verifikasi akhir.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyambut hangat inisiatif tersebut. Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat sangat sejalan dengan kebijakan daerah dalam menghadirkan pendidikan gratis dan merata.
Baca Juga: Putus Rantai Kemiskinan! Kemensos Siap Bangun 100 Sekolah Rakyat Juli 2025
“Kami sudah gratiskan biaya sekolah SD-SMP di dua daerah, dan siap mendukung penuh Sekolah Rakyat di provinsi ini,” ungkap Rudy.
Pemerintah provinsi juga telah menggratiskan seragam sekolah serta layanan BPJS bagi pelajar, sebagai langkah konkret dalam meringankan beban keluarga dan mendukung kesehatan siswa.
“Ini semua untuk satu tujuan, memutus rantai kemiskinan dari akarnya lewat pendidikan,” tutup Gubernur. (tim)













