EKSPOSTIMES.COM- Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 di Sekretariat DPD FPPI Provinsi Bali, Jalan Raya Puputan No. 172 Denpasar, Minggu (17/8/2025). Perayaan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam momentum ini, FPPI tidak sekadar merayakan ulang tahun, melainkan juga meneguhkan visi perjuangan perempuan Indonesia. Ketua Umum DPP FPPI, Dr. Hj. Marlinda Irwanti, S.E., M.S. bersama Sekretaris Jenderal Hj. Hanny Hendrany, S.Sos., NLP, memimpin langsung jalannya acara yang turut dihadiri jajaran pengurus pusat dan daerah.
FPPI juga menyampaikan hasil Musyawarah Nasional III Tahun 2025 serta mengumumkan lima rekomendasi strategis sebagai bentuk komitmen nyata dalam membangun bangsa yang berkeadilan gender, berdaya saing, dan berbudaya.
LIMA REKOMENDASI FPPI UNTUK INDONESIA MAJU
1. Dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ke-4 terkait penguatan SDM melalui sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta perhatian lebih pada peran perempuan, pemuda, penyandang disabilitas, pelestarian budaya, hingga layanan BPJS yang lebih sederhana.
2. Dorongan revisi dan penyempurnaan Undang-Undang Politik, agar demokrasi di Indonesia semakin inklusif, partisipatif, dan akuntabel.
3. Pemerataan akses pendidikan bagi perempuan, terutama di wilayah perbatasan, terdepan, terluar, dan tertinggal. FPPI menegaskan pendidikan adalah hak setiap perempuan, bukan privilese.
4. Program strategis pemberdayaan perempuan, meliputi kemudahan layanan BPJS cukup dengan KTP, penguatan ekonomi berbasis KWT dan UMKM, pengembangan produk unggulan daerah, literasi digital anak, hingga pendidikan politik perempuan berkelanjutan.
5. Edukasi bahaya narkoba dan HIV-AIDS bagi perempuan, mengingat tren penyebaran HIV terus meningkat dan sering menjadikan perempuan sebagai korban.
Ketua Umum FPPI, Marlinda Irwanti, menegaskan bahwa perjuangan perempuan tidak boleh berhenti hanya di forum.
“FPPI hadir untuk memastikan perempuan Indonesia menjadi garda depan pembangunan bangsa, dengan kesetaraan, keadilan, dan pemberdayaan nyata di berbagai sektor,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-16 FPPI di Bali ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran perempuan Indonesia semakin penting dalam menentukan arah masa depan bangsa, sejalan dengan semangat kemerdekaan yang telah diperjuangkan selama 80 tahun. (lian)













