EKSPOSTIMES.COM- Fiorentina membawa pulang tiga poin berharga dari markas Lecce setelah menang tipis 1-0 dalam lanjutan Serie A, Jumat (28/2) malam waktu setempat. Gol tunggal Robin Gosens menjadi pembeda dalam pertandingan yang seharusnya bisa berakhir dengan margin lebih besar, andai Lucas Beltran tidak gagal mengeksekusi penalti.
Tanpa Moise Kean yang masih absen karena cedera kepala, pelatih Raffaele Palladino memasang formasi 3-5-2, mengandalkan duet Beltran dan Nicolo Zaniolo di lini serang. Sementara itu, Cher Ndour mencatat debutnya di Serie A, dan Pablo Mari mendapat kesempatan sebagai starter pertamanya bersama La Viola.
Fiorentina langsung tampil agresif sejak peluit awal. Ancaman pertama datang dari Gosens yang melepas umpan silang tajam di menit pertama, diikuti peluang Zaniolo dua menit kemudian. Tekanan konstan dari tim tamu akhirnya membuahkan hasil. Pada babak pertama, Gosens sukses memecah kebuntuan setelah memanfaatkan celah di pertahanan Lecce, membawa Fiorentina unggul 1-0.
Di babak kedua, La Viola semakin dominan. Beltran nyaris diganjar kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Balthazar Pierret, namun wasit membiarkan permainan berlanjut karena Lecce tengah menguasai bola. Insiden ini tidak bisa ditinjau VAR, membuat Fiorentina terhindar dari kemungkinan bermain dengan sepuluh orang.
Fiorentina mendapat peluang emas untuk menggandakan keunggulan saat wasit menunjuk titik putih setelah bola mengenai tangan Pierret di kotak penalti. Sayangnya, eksekusi Beltran hanya membentur tiang kanan gawang, membuang kesempatan emas untuk memastikan kemenangan lebih awal.
Beltran kembali gagal memanfaatkan peluang di menit-menit akhir ketika tendangan bebasnya hanya membentur mistar. Lecce pun hampir mencuri satu poin ketika Danilo Veiga berhadapan satu lawan satu dengan David De Gea, tetapi tembakannya melebar tipis.
Kemenangan ini mengangkat Fiorentina ke posisi keenam klasemen sementara Serie A, meski posisi mereka masih bisa berubah tergantung hasil laga Bologna di akhir pekan. Raihan tiga poin ini menjadi dorongan moral bagi La Viola dalam upaya mereka mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan. (tim)













