EKSPOSTIMES.COM- Ketika bencana datang tanpa tanda, atau nyawa seseorang terancam dalam hitungan detik, satu nomor bisa menjadi penyelamat 112. Itulah semangat yang coba digelorakan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi melalui kegiatan diseminasi layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 yang kali ini digelar di Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (16/10).
Di tengah cuaca yang bersahabat, puluhan peserta dari berbagai unsur masyarakat. Mulai dari perangkat kelurahan, RW dan RT, PKK, LPM, hingga Karang Taruna berkumpul dengan satu tujuan, memahami bagaimana layanan darurat ini bekerja dan bagaimana mereka bisa menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Camat Bekasi Selatan, Isnaini, yang menegaskan pentingnya penyebarluasan informasi publik terkait layanan panggilan darurat tersebut.
“Informasi ini sangat vital. Dalam keadaan genting, satu panggilan bisa menyelamatkan nyawa. Karena itu, kami berharap seluruh peserta dapat benar-benar memahami mekanisme layanan ini dan menyampaikan kepada warga di lingkungannya masing-masing,” ujar Isnaini penuh penekanan.
Sementara itu, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfostandi Kota Bekasi, Fitrianti, yang hadir bersama Adelina selaku narasumber, menuturkan bahwa NTPD 112 bukan sekadar program, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Layanan 112 ini gratis, aktif 24 jam, dan langsung terhubung dengan petugas siaga di Command Center Kota Bekasi. Warga tak perlu panik ketika menghadapi situasi darurat, cukup tekan 112 kami siap membantu,” ungkap Fitrianti dengan nada tegas namun menenangkan.
Layanan NTPD 112 mencakup berbagai kondisi darurat, mulai dari keamanan dan ketertiban seperti tawuran atau tindak kriminal, kedaruratan medis seperti kecelakaan atau serangan jantung, hingga bencana alam seperti kebakaran atau banjir. Bahkan, laporan mengenai benda mencurigakan atau dugaan bahan peledak juga bisa disampaikan lewat saluran ini.
Tak hanya sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi interaktif. Peserta diajak berdialog langsung, berbagi pengalaman menghadapi situasi genting di lingkungan mereka, serta belajar prosedur cepat melapor melalui sistem NTPD 112.
Di akhir acara, suasana berubah haru ketika Fitrianti mengingatkan, Kita tidak pernah tahu kapan darurat datang. Tapi yang pasti, pemerintah siap hadir cukup dengan satu panggilan.
Melalui kegiatan diseminasi ini, Diskominfostandi Kota Bekasi berharap setiap warga menjadi lebih tanggap, waspada, dan sadar akan pentingnya saluran darurat yang mudah, cepat, dan terpercaya. Karena di balik angka tiga digit itu, tersimpan harapan menyelamatkan kehidupan dan menjaga Kota Bekasi tetap aman. (Lian)








