Olahraga

Bundesliga: RB Leipzig Gagal Lanjutkan Tren Kemenangan, Ditahan Imbang Holstein Kiel 1-1 dalam Laga Penuh Drama

×

Bundesliga: RB Leipzig Gagal Lanjutkan Tren Kemenangan, Ditahan Imbang Holstein Kiel 1-1 dalam Laga Penuh Drama

Sebarkan artikel ini
Benjamin Šeško mengeksekusi penalti untuk Leipzig, sementara kiper Kiel, Thomas Dähne, bersiap menepis bola dalam laga imbang 1-1 di Red Bull Arena.
Benjamin Šeško merayakan gol penyeimbang untuk RB Leipzig - IMAGO/BEAUTIFUL SPORTS/Jan Kaefer

EKSPOSTIMES.COMHarapan RB Leipzig untuk meraih kemenangan ketiga berturut-turut di Bundesliga di bawah komando pelatih baru Zsolt Lőw harus tertunda setelah ditahan imbang 1-1 oleh juru kunci klasemen, Holstein Kiel, dalam laga dramatis di Red Bull Arena, Sabtu (19/4).

Pertandingan yang dipenuhi ketegangan dan cedera parah ini menyajikan aksi dua babak yang kontras, ditutup dengan skor adil meski meninggalkan banyak catatan.

Kiel, yang datang sebagai tim underdog, tampil mengejutkan sejak awal. Mereka menunjukkan semangat bertahan dengan pressing agresif dan serangan balik cepat yang kerap merepotkan lini belakang Leipzig.

Tim tamu akhirnya membuka skor di menit ke-44 melalui gol ciamik Machino yang memaksimalkan umpan matang dari Steven Skrzybski. Gol ini merupakan buah dari dominasi peluang Kiel di babak pertama, meski Leipzig mendominasi penguasaan bola.

Permainan fisik yang ketat membuat wasit harus mengeluarkan dua kartu kuning, masing-masing untuk Lasse Rosenboom (Kiel) dan Lukas Klostermann (Leipzig) di paruh pertama. Tanda-tanda ketegangan sudah terlihat sejak sebelum gol pembuka tercipta.

Merespons ketertinggalan, Zsolt Lőw melakukan dua pergantian penting di awal babak kedua: Lutsharel Geertruida menggantikan Kosta Nedeljkovic, dan Amadou Haidara masuk untuk Arthur Vermeeren. Perubahan ini menghidupkan permainan Leipzig yang sebelumnya kurang tajam.

Namun, drama terbesar datang di menit ke-63 ketika kiper Leipzig, Péter Gulácsi, dan bek Kiel, David Zec, bertabrakan keras saat mencoba mengamankan bola.

Keduanya harus ditarik keluar lapangan karena cedera serius, dengan Maarten Vandevoordt menggantikan Gulácsi di bawah mistar Leipzig.

Baca Juga: Xavi Bersinar, Leipzig Tahan Gempuran Wolfsburg dan Amankan Kemenangan Dramatis 3-2

Insiden ini membuat pertandingan sempat terhenti cukup lama dan mengubah dinamika pertandingan secara emosional.

Leipzig akhirnya mendapatkan peluang emas menyamakan skor ketika Loïs Openda dijatuhkan oleh kiper Kiel, Thomas Dähne, di menit ke-74. Benjamin Šeško dengan tenang mengeksekusi penalti, mengubah kedudukan menjadi 1-1 dan mengembalikan semangat tim tuan rumah.

Empat menit berselang, Openda kembali menciptakan momen bahaya dan mencetak gol, namun gol tersebut dianulir karena posisi offside. Leipzig terus menekan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal dan ketangguhan Dähne di bawah mistar menghalangi mereka mencetak gol kemenangan.

Holstein Kiel juga tidak tinggal diam. Mereka hampir mencetak gol di menit-menit akhir lewat sundulan Fiete Arp, namun Vandevoordt menunjukkan refleks luar biasa untuk menjaga skor tetap imbang. Arp, yang tampil emosional, menerima kartu kuning di masa injury time, menandai betapa pentingnya laga ini bagi tim tamu.

Meski gagal mencetak gol, Loïs Openda layak mendapatkan pujian. Kecepatannya  tercatat mencapai 35,12 km/jam, tertinggi di laga tersebut dan menjadi senjata utama Leipzig dalam membongkar lini belakang Kiel. Aksinya memancing penalti membuktikan betapa vital perannya, meskipun hasil akhir tak memihak tuan rumah.

Dengan hasil ini, Leipzig tetap menjaga posisi di papan atas klasemen sementara, namun kehilangan momentum penting dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.

Di sisi lain, Holstein Kiel membawa pulang satu poin berharga dalam perjuangan mereka menghindari degradasi, sekaligus mengirim sinyal bahwa mereka belum menyerah.

Pelatih Zsolt Lőw mengakui performa anak asuhnya belum konsisten, tetapi tetap mengambil sisi positif dari semangat juang tim di babak kedua.

“Kami kehilangan dua pemain penting karena cedera, tapi saya senang melihat bagaimana kami bangkit setelah tertinggal,” ujarnya dalam konferensi pers.

Kini, Leipzig harus bersiap menghadapi tantangan berikutnya dengan kemungkinan kehilangan Gulácsi untuk beberapa pekan. Sementara Holstein Kiel, meski belum keluar dari zona merah, akan membawa semangat dan keyakinan baru menuju laga-laga krusial berikutnya dalam pertempuran bertahan hidup di Bundesliga.

(*/Sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d