Olahraga

Pemecatan Tersingkat! Leverkusen Akhiri Kerja Sama dengan Ten Hag

×

Pemecatan Tersingkat! Leverkusen Akhiri Kerja Sama dengan Ten Hag

Sebarkan artikel ini
Bayer Leverkusen akhiri kerja sama dengan Erik ten Hag usai periode singkat kepemimpinan, tercatat sebagai salah satu pemecatan tercepat klub.

EKSPOSTIMES.COM – Drama panas Bundesliga pecah lebih cepat dari dugaan. Erik ten Hag, pelatih yang baru ditunjuk Bayer Leverkusen pada Mei 2025, resmi dipecat hanya dua pertandingan liga setelah era singkatnya dipenuhi kritik dan hasil mengecewakan.

Pengumuman mengejutkan itu disampaikan langsung melalui akun resmi media sosial klub pada Senin (1/9) pukul 17.00 WIB.

“Bayer 04 Leverkusen telah berpisah dengan pelatih kepala Erik ten Hag. Asisten pelatih akan menangani latihan untuk saat ini,” tulis pernyataan klub.

Kabar ini sontak mengguncang publik sepak bola Jerman. Pasalnya, Ten Hag datang dengan reputasi besar mantan pelatih Ajax yang membawa tim ke semifinal Liga Champions 2019, lalu sempat mengoleksi Piala Liga Inggris dan Piala FA bersama Manchester United sebelum dipecat pada Oktober 2024.

Baca Juga: Harry Kane Hat-trick, Bayern München Buka Musim dengan Pesta Gol 6-0 atas Leipzig

Ia diharapkan menjadi penerus Xabi Alonso, sang arsitek yang meninggalkan jejak emas dengan membawa Leverkusen menjuarai Bundesliga tanpa kekalahan pada 2024 sebelum hijrah ke Real Madrid.

Namun, kenyataan di lapangan jauh dari ekspektasi. Dari dua laga Bundesliga, Leverkusen hanya meraih satu poin. Mereka tumbang 1-2 di kandang sendiri melawan Hoffenheim, lalu membuang keunggulan 3-1 saat melawan Werder Bremen yang bermain dengan 10 orang, berakhir imbang 3-3.

Situasi makin keruh setelah Ten Hag mengkritik kondisi fisik dan mental pemain secara terbuka, memunculkan kabar keretakan di ruang ganti.

Media Jerman seperti Kicker menyebut situasi Ten Hag sudah “kritis” sejak sebelum pekan kedua liga dimulai. Manajemen klub, termasuk direktur olahraga Simon Rolfes, diyakini meragukan kemampuan sang pelatih untuk membangun ulang tim setelah kepergian bintang-bintang utama seperti Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, dan Granit Xhaka ke liga top Eropa.

Meski Ten Hag sempat membuka musim dengan kemenangan telak 4-0 di ajang DFB-Pokal, manajemen menganggap kegagalan di liga tidak bisa ditoleransi. “Tidak ada alasan,” begitu pernyataan internal klub yang beredar, menegaskan standar tinggi yang diwariskan Alonso tidak boleh turun.

Pemecatan ini tercatat sebagai yang tercepat dalam sejarah modern Leverkusen. Hanya dalam hitungan pekan, Ten Hag gagal menancapkan otoritasnya dan kini meninggalkan klub dalam kondisi terombang-ambing di posisi ke-12 klasemen.

Leverkusen akan segera menunjuk pelatih baru atau setidaknya pelatih sementara jelang jeda internasional. Bagi Ten Hag, ini adalah babak singkat sekaligus pukulan telak bagi reputasinya di kancah sepak bola Eropa. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d