Peristiwa

Aksi Kemanusiaan Berskala Besar! Presiden Prabowo Siap Evakuasi 1.000 Korban Perang Gaza ke Indonesia

×

Aksi Kemanusiaan Berskala Besar! Presiden Prabowo Siap Evakuasi 1.000 Korban Perang Gaza ke Indonesia

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto umumkan rencana evakuasi 1.000 korban perang Gaza ke Indonesia
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

EKSPOSTIMES.COM- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan langkah kemanusiaan besar. Indonesia bersiap mengevakuasi hingga 1.000 warga Gaza, termasuk korban luka-luka, anak-anak yatim, dan penyintas trauma perang, untuk dirawat sementara di tanah air.

Pernyataan mengejutkan itu disampaikan menjelang kunjungan kenegaraan Prabowo ke kawasan Timur Tengah pada Selasa malam, 8 April 2025. Pemerintah menyatakan siap mengerahkan pesawat evakuasi untuk misi kemanusiaan lintas negara tersebut.

“Kami siap mengevakuasi mereka yang luka-luka, mereka yang mengalami trauma, anak-anak yatim piatu, siapa pun yang dianggap perlu oleh Pemerintah Palestina dan pihak terkait. Indonesia akan mengirim pesawat-pesawat khusus,” tegas Presiden Prabowo.

Baca Juga: Presiden Prabowo Safari Diplomatik ke Timur Tengah dan Turkiye, Buka Pintu Kerja Sama Strategis Indonesia di Panggung Global

Presiden menekankan bahwa proses evakuasi bersifat sementara, dan hanya dilakukan jika seluruh pihak yang terlibat menyepakatinya.

“Mereka akan dirawat di Indonesia sampai pulih. Ketika kondisi membaik dan Gaza kembali aman, mereka harus kembali ke tanah asalnya,” tambahnya, menyiratkan bahwa kehadiran mereka bukan bentuk pengungsi permanen.

Langkah ini menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendukung Palestina, tidak hanya secara politik, tetapi juga dalam bentuk konkret: perawatan medis, trauma healing, dan penguatan solidaritas antarbangsa.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengonfirmasi bahwa pemerintah siap menerima sekitar 1.000 warga Palestina, terutama yang memerlukan penanganan medis dan psikososial. Kemenlu juga tengah menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Palestina, Mesir, dan negara mitra lainnya.

Presiden menegaskan bahwa solidaritas Indonesia bukan sebatas retorika. Ini bentuk nyata komitmen kita untuk Palestina,” ujar Sugiono.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan ini tidak boleh disalahartikan sebagai relokasi, dan Indonesia dengan tegas menolak setiap upaya mengubah demografi Gaza.

“Pemindahan paksa warga Palestina dari tanah airnya adalah pelanggaran hukum internasional. Indonesia tidak akan menjadi bagian dari agenda tersebut,” tegasnya.

Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu dan lembaga terkait tengah mempersiapkan seluruh aspek teknis evakuasi, dari logistik penerbangan hingga fasilitas kesehatan dan pendampingan psikologis.

Sejumlah negara seperti Mesir, Qatar, Turki, dan UEA telah lebih dulu membuka pintu bagi korban konflik Gaza. Indonesia, yang sebelumnya telah mengirimkan Tim Medis TNI ke wilayah tersebut, kini mengambil langkah lebih jauh.

Misi kemanusiaan ini disebut sebagai salah satu evakuasi lintas negara terbesar yang pernah dilakukan Indonesia dalam konteks konflik luar negeri. Rencana evakuasi ini juga membawa pesan kuat bagi dunia internasional: bahwa Indonesia tak hanya berbicara, tetapi bertindak nyata untuk keadilan dan kemanusiaan.

Pelaksanaan evakuasi akan dilakukan setelah seluruh proses diplomasi dan teknis selesai, dengan satu prinsip utama, menghormati kedaulatan rakyat Palestina dan hukum internasional. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d