EKSPOSTIMES.COM- Pemerintah mencatat sejarah baru dalam dunia pers nasional. Untuk pertama kalinya, para wartawan tanah air resmi menerima rumah bersubsidi dari negara. Penyerahan kunci rumah dilakukan secara simbolis di Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi, Selasa (6/5/2025), oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid.
Program revolusioner ini menjadi bukti nyata penghargaan negara terhadap dedikasi insan pers, yang selama ini kerap mengabdi tanpa memikirkan kepentingan pribadi, termasuk urusan tempat tinggal.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Media dan Kesehatan, Wartawan Kunjungi RSUD dr. Zubir Mahmud Aceh Timur
“Hari ini bukan sekadar penyerahan kunci, tapi juga pengakuan atas peran vital jurnalis dalam membangun demokrasi dan menyuarakan kebenaran,” ujar Maruarar Sirait di hadapan puluhan wartawan penerima manfaat.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak main-main soal kualitas hunian. Rumah yang disiapkan bukan ala kadarnya, melainkan hunian layak dengan spesifikasi unggul: dinding ganda, plafon setinggi 3 meter, dapur siap pakai, sambungan air PAM, serta jaringan internet terpasang.
“Saya kasih nilai delapan dari sepuluh. Rumah ini bukan hanya tempat tinggal, tapi tempat bermartabat,” ungkap Ara, sapaan akrab Maruarar.
Tak hanya itu, kawasan perumahan juga dilengkapi pos keamanan, taman bermain anak, dan akan dibangun tempat ibadah, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi keluarga wartawan.
Menteri Komdigi Meutya Hafid turut menyambut baik program tersebut. Ia mengingatkan bahwa terakhir kali wartawan mendapatkan bantuan perumahan adalah pada 2012, namun tidak sekomprehensif kali ini.
“Dulu cuma janji dan plakat. Sekarang, sampai serah kunci. Rumahnya benar-benar bisa dihuni,” puji Meutya.
Dalam kesempatan tersebut, Maruarar, Meutya, dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mendukung penyediaan rumah subsidi bagi wartawan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 1.000 unit rumah subsidi akan disiapkan khusus bagi jurnalis melalui skema berkelanjutan yang melibatkan BP Tapera dan BTN sebagai mitra pembiayaan.
“Ini baru langkah awal. Kami akan terus dorong agar wartawan dari Sabang sampai Merauke bisa merasakan manfaat program ini,” tegas Maruarar.
Langkah besar ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, yang ingin agar program perumahan rakyat menyasar kelompok kecil, pekerja informal, dan profesi strategis seperti wartawan.
Groundbreaking pembangunan tahap awal dijadwalkan dilakukan pada hari yang sama, 6 Mei 2025, menandai babak baru dalam perjalanan kesejahteraan insan pers Indonesia. (tim)













