EKSPOSTIMES.COM- Dalam upaya memperkuat karakter kebangsaan dan membangun generasi muda yang mencintai laut, TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar program Joy Sailing bersama para siswa SMA Taruna Nusantara Angkatan-34. Kegiatan inspiratif ini berlangsung di atas KRI Banda Aceh-593, Rabu (30/4/2025), dan dilepas langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara.
“Mengenal laut sejak dini bukan hanya mengenal geografi, tetapi memahami jati diri bangsa sebagai negara maritim,” ujar Laksamana Muhammad Ali dalam sambutannya, menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam membangun budaya maritim Indonesia.
Di tengah tantangan global dan dinamika geopolitik kawasan, Kasal menyebut kegiatan ini sebagai investasi strategis untuk membentuk pemimpin masa depan yang tangguh, nasionalis, dan paham peran laut dalam pertahanan negara. Joy Sailing ini menjadi bentuk sinergi positif antara TNI AL dan dunia pendidikan.
Baca Juga: Panglima TNI Mutasi 237 Perwira Tinggi: Perkuat Organisasi dan Jawab Tantangan Strategis
“Kami ingin para siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi menyerap nilai-nilai kebangsaan langsung dari pengalaman, dari geladak kapal perang milik bangsa sendiri,” tegasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali, Ibu Panglima TNI Ny. Evi Agus Subiyanto, serta jajaran pejabat tinggi TNI AL termasuk Pangkolinlamil Laksda TNI Hudiarto Krisno Utomo.
Tak hanya berlayar, para siswa juga disuguhkan dengan atraksi militer spektakuler. Di antaranya demonstrasi evakuasi medis udara oleh Puspenerbal menggunakan helikopter, serta simulasi Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) oleh pasukan elit Satkopaska.
Aksi-aksi ini bukan sekadar hiburan, tetapi pelajaran langsung tentang keberanian, kedisiplinan, dan ketangguhan prajurit laut Indonesia.
Mereka juga dikenalkan dengan berbagai seragam TNI AL berikut makna di baliknya, simbol tanggung jawab, profesionalisme, dan kehormatan yang melekat pada setiap prajurit laut.
Kasal menyampaikan harapannya agar pengalaman langsung berlayar bersama prajurit TNI AL ini menjadi titik awal bagi para siswa untuk lebih mengenal dunia kemaritiman dan pentingnya menjaga kedaulatan laut Indonesia. SMA Taruna Nusantara dipandang sebagai lembaga strategis dalam mencetak pemimpin masa depan bangsa.
“Indonesia membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cerdas di atas kertas, tapi juga kuat dalam integritas, cinta tanah air, dan paham bahwa laut adalah wajah masa depan bangsa,” katanya.
Kegiatan Joy Sailing ditutup dengan interaksi hangat antara siswa dan prajurit, serta sesi foto bersama di atas geladak KRI Banda Aceh-593. Wajah-wajah ceria dan penuh antusiasme dari para siswa menunjukkan bahwa semangat bela negara dan cinta laut benar-benar tumbuh dari pengalaman nyata.
TNI AL berharap Joy Sailing ini tak hanya menjadi rutinitas seremonial, melainkan langkah nyata dalam menanamkan budaya maritim dan nasionalisme kepada generasi penerus Indonesia. Karena masa depan bangsa maritim ini ada di tangan mereka, anak muda yang berani bermimpi dan siap menjaga kedaulatan laut Nusantara. (tim)













