Ekonomi & Bisnis

Emas Antam Makin Berkilau, Dekati Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

×

Emas Antam Makin Berkilau, Dekati Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Sebarkan artikel ini
Harga emas Antam naik mendekati rekor tertinggi sepanjang masa seiring dengan lonjakan harga emas dunia dan kebijakan bank sentral global.
Harga emas hari ini

EKSPOSTIMES.COM- Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali bersinar di tengah tren kenaikan harga emas global. Pada perdagangan Kamis (27/3/2025), harga emas Antam naik Rp7.000 menjadi Rp1.776.000 per gram, semakin mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di Rp1.779.000 per gram yang tercatat pada 21 Maret lalu.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga mengalami kenaikan Rp7.000, kini berada di level Rp1.627.000 per gram.

Kenaikan emas Antam selaras dengan pergerakan harga emas dunia. Pada perdagangan kemarin, harga emas di pasar spot ditutup naik tipis 0,01% ke US$3.021,4 per troy ons.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik, Dipicu Penguatan Global dan Ketidakpastian Kebijakan The Fed

Sejak awal tahun, harga emas global telah melonjak 15,07%, menjadikannya salah satu aset paling menguntungkan tahun ini.

Goldman Sachs bahkan semakin optimistis terhadap prospek emas. Dalam riset terbarunya, mereka merevisi target harga emas pada akhir 2025 dari US$3.100 menjadi US$3.300 per troy ons.

Lonjakan harga emas dipicu oleh tingginya permintaan dari bank sentral di Asia, yang terus menambah cadangan emas mereka dalam 3-6 tahun ke depan. Tahun ini saja, permintaan diperkirakan mencapai 70 ton per bulan, jauh di atas perkiraan sebelumnya sebesar 50 ton.

Baca Juga: Emas Tembus USD3.000 per Ons, Investor Berburu Safe Haven di Tengah Gejolak Global

Selain itu, kebijakan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), juga menjadi faktor kunci. Jika The Fed lebih agresif memangkas suku bunga, harga emas bisa meroket hingga US$3.410 per troy ons pada akhir 2025.

Di sisi lain, meningkatnya minat terhadap emas di pasar Exchange Traded Fund (ETF) juga berpotensi mendorong harga lebih tinggi. Jika arus dana ke ETF terus bertambah, harga emas bahkan bisa mencapai US$3.680 per troy ons tahun ini.

Meski prospeknya cerah, emas tetap menghadapi dua risiko utama.

1. Perdamaian Rusia-Ukraina
Jika konflik mereda dan ketidakpastian global berkurang, daya tarik emas sebagai aset safe haven bisa memudar, menekan harga ke level yang lebih rendah.

2. Aksi Jual Massal di Pasar Keuangan
Ketika terjadi kepanikan di pasar, investor cenderung melepas aset mereka, termasuk emas, untuk mendapatkan likuiditas. Jika gelombang sell-off terjadi, harga emas bisa mengalami koreksi.

Baca Juga: Tambang Emas Ilegal Ratatotok Dijaga Aparat Bersenjata, Satu Warga Tewas Ditembak ‘Anak Buah’ Irjen Langie, Polda Sulut Amankan Lima AK-101

Dengan dinamika global yang masih penuh gejolak, investor emas perlu terus mencermati perkembangan pasar. Apakah emas akan terus bersinar atau justru mengalami koreksi? Semua bergantung pada arah kebijakan bank sentral dan kondisi geopolitik global. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d