Berita UtamaHukum & Kriminal

Banjir Bandang Terjang Dua Kecamatan di Sitaro, Delapan Tewas dan Sejumlah Warga Hilang

×

Banjir Bandang Terjang Dua Kecamatan di Sitaro, Delapan Tewas dan Sejumlah Warga Hilang

Sebarkan artikel ini
KONDISI pascabanjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Material batu, kayu, dan lumpur menutup jalan serta permukiman warga, sementara aparat dan masyarakat melakukan evakuasi korban dan pembersihan lokasi terdampak.

EKSPOSTIMES.COM- Banjir bandang menerjang Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, Senin (5/1/2026) pagi, setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu selama hampir lima jam tanpa henti. Dua kecamatan terdampak paling parah, yakni Siau Barat dan Siau Timur.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.20 Wita. Arus air bercampur material batu, kayu, dan tanah menerobos permukiman warga, merusak rumah-rumah, fasilitas umum, hingga perkantoran pemerintah.

Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi mengatakan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berlangsung saat proses penanganan darurat dilakukan.

“Curah hujan tinggi menjadi pemicu utama terjadinya banjir bandang di sejumlah titik,” ujarnya.

Data sementara yang dihimpun kepolisian mencatat, di Kecamatan Siau Barat terdapat satu korban meninggal dunia, satu orang dilaporkan hilang, serta tujuh warga mengalami luka-luka. Sementara di Kecamatan Siau Timur, enam warga meninggal dunia, 18 orang luka-luka, dan satu lainnya masih dalam pencarian.

Selain menelan korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan signifikan. Markas Polres Kepulauan Sitaro turut terdampak. Material banjir menimbun sekitar separuh bangunan utama beserta fasilitas penunjang.

“Sebanyak 50 persen gedung Mako Polres tertimbun material berupa batu, tanah, dan kayu,” kata Iwan.

Aparat kepolisian bersama warga setempat melakukan evakuasi korban ke lokasi yang dinilai lebih aman. Sejumlah akses jalan sempat terputus, termasuk jalur menuju Lindongan II, Kampung Batusenggo, namun telah dibersihkan dan kembali dapat dilalui.

Warga terdampak saat ini diungsikan ke Gedung Gereja Jemaat KGPM Batusenggo Lindongan I serta ke rumah-rumah penduduk yang tidak terkena dampak langsung bencana. Upaya pencarian korban hilang dan pendataan kerusakan masih terus dilakukan. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d