EKSPOSTIMES.COM- Kepolisian Daerah Sulawesi Utara mengerahkan 56 personel Direktorat Samapta untuk membantu penanganan banjir bandang sekaligus pencarian korban di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Bencana ini dipicu hujan berintensitas tinggi yang menyebabkan luapan air dan merendam sejumlah kawasan permukiman.
Personel Samapta diturunkan bersama kendaraan serta peralatan pencarian dan penyelamatan. Sejak Selasa (6/1/2026) pagi, mereka diperbantukan di bawah kendali Polres Sitaro dan ditempatkan di wilayah Bahu Sondang, Lingkungan IV, salah satu titik terdampak paling parah.
Direktur Samapta Polda Sulut Komisaris Besar Polisi Moh Zamroni menyebutkan, pengerahan puluhan personel dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi, pembersihan material banjir, dan pencarian warga yang dilaporkan hilang.
Dalam operasi tersebut, kepolisian juga mengerahkan tim anjing pelacak (K-9) untuk menyisir area yang diduga menjadi jalur terseretnya korban banjir bandang. Pencarian dilakukan bersama instansi terkait dan melibatkan warga setempat yang mengenal medan di sekitar lokasi bencana.
Di tengah curah hujan yang masih tinggi, personel Samapta turut membantu warga yang harus melintasi ruas jalan tergenang air. Bantuan diberikan kepada pengguna kendaraan roda dua dan roda empat untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Hingga kini, aparat gabungan masih bersiaga di lokasi bencana sembari menunggu kondisi cuaca membaik. Proses penanganan darurat difokuskan pada pencarian korban, pemulihan akses warga, dan pembersihan kawasan terdampak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan. (tim)













