Hukum & Kriminal

Bantuan DKP Minahasa Dipersoalkan, Nelayan Keluhkan Bibit Ikan dan Mesin Tak Sesuai Kebutuhan, Kadis Lendy Diam

×

Bantuan DKP Minahasa Dipersoalkan, Nelayan Keluhkan Bibit Ikan dan Mesin Tak Sesuai Kebutuhan, Kadis Lendy Diam

Sebarkan artikel ini
SEJUMLAH petani ikan menyampaikan bahwa jumlah bibit yang diterima sangat terbatas. Selain itu, sejumlah alat dan mesin produksi yang disalurkan dianggap tidak sesuai dengan jenis usaha para penerima, bahkan dalam kondisi kurang baik. (foto. istimewa)

EKSPOSTIMES.COM- Masyarakat nelayan dan petani ikan di Kabupaten Minahasa, menyampaikan kekecewaan mereka terhadap distribusi bantuan bibit ikan dan mesin produksi dari Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) yang dinilai kurang tepat sasaran. Bantuan yang ditunggu untuk menunjang produktivitas budidaya ternyata tidak sepenuhnya sesuai harapan.

Sejumlah petani ikan menyampaikan bahwa jumlah bibit yang diterima sangat terbatas, sehingga tidak mencukupi kebutuhan kolam yang mereka miliki.

“Bibit yang kami terima tidak cukup untuk kolam-kolam kami. Kalau mau bantu, jumlah bibitnya sebaiknya disesuaikan dengan luas kolam dan kebutuhan tiap petani,” ungkap nelayan yang meminta namanya untuk tidak dipublikasi, Kamis (14/11/2024).

Selain itu, sejumlah alat dan mesin produksi yang disalurkan juga menjadi sorotan karena dianggap tidak sesuai dengan jenis usaha para penerima. Beberapa nelayan mengeluhkan mesin yang mereka terima tidak cocok atau bahkan dalam kondisi kurang baik.

“Mesin yang diberikan kadang tidak sesuai dengan kebutuhan kami, jadi tidak bisa kami pakai. Ada juga yang kondisinya sudah tidak layak,” ujarnya.

Sebagaimana informasi yang diterima Redaksi EksposTimes.com, pada tahun 2023, DKP Minahasa telah menyalurkan 13 paket bantuan senilai total Rp 1.332.617.000 tanpa tender, termasuk pengadaan perahu fiber berkapasitas 3 GT untuk beberapa kecamatan seperti Langowan Barat, Kakas, Kombi, dan Tondano.

Pada tahun yang sama, juga ada satu paket tender dengan nilai Rp371.614.074 untuk pembangunan Unit Pembenihan Rakyat (UPR) di Langowan Barat.

Di tahun 2024, DKP Minahasa menaikkan anggaran bantuan hingga Rp11.456.279.548, dengan total 60 paket kontrak. Bantuan tersebut mencakup pengadaan bibit ikan mas dan nila, pakan, peralatan perikanan, mesin tempel, dan perahu penangkap ikan kecil beserta sarana keselamatan untuk para nelayan di berbagai kecamatan.

Namun, meski alokasi anggaran terus meningkat, masyarakat merasa penyalurannya masih jauh dari optimal. Para penerima bantuan berharap adanya evaluasi menyeluruh dari pemerintah agar bantuan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran.

Sementara itu, ketika dimintai keterangan terkait masalah ini, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Minahasa, Lendy E. Aruperes, belum memberikan respons. Masyarakat Minahasa masih menunggu tindak lanjut pemerintah untuk memastikan bantuan tersebut benar-benar mendukung kesejahteraan petani ikan dan nelayan di wilayah ini. (rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d