EKSPOSTIMES.COM- Nurul Azizah Rosiade, yang lebih dikenal dengan Azizah Salsha, putri dari politisi Andre Rosiade, mengambil langkah tegas dengan melaporkan dua akun media sosial yang diduga menyebarkan fitnah tentang dirinya ke Bareskrim Polri. Meski telah memaafkan, Azizah tetap melanjutkan proses hukum sebagai bentuk upaya memberikan efek jera.
Saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (12/8), Azizah mengungkapkan rasa kecewanya.
“Untuk kali ini, mungkin aku ingin kasih efek jera saja karena sudah satu tahun terus-terusan kayak gini ini, ternyata belum berhenti-berhenti juga,” ujarnya dengan suara yang menyiratkan kelelahan dan kesedihan.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Resmi Lamar Georgina Rodriguez, Cincin Berlian Raksasa Jadi Saksi Cinta
Istri dari pesepak bola Pratama Arhan itu mengaku sedih karena fitnah tersebut terus berulang, meskipun ia sudah berusaha sabar. “Sedih pastinya, tapi dijalani saja hidup ini, ya,” kata Azizah, menahan pilu.
Azizah melaporkan dua akun, yaitu TikTok @ibaratbradpittt dan YouTube @niceguymo, yang menurutnya menyebarkan narasi fitnah yang merugikan nama baiknya. Kuasa hukumnya, Anindya Dipo Pratama, menegaskan bahwa keluarga sangat geram dan keberatan atas serangan tersebut.
“Ini masalah harga diri keluarga, nama baik keluarga,” katanya tegas.
Meski telah beberapa kali menerima permintaan maaf dari para pelaku, keluarga Azizah memutuskan untuk meneruskan proses hukum sebagai pelajaran agar ke depannya para pelaku lebih berhati-hati sebelum menyebarkan tuduhan.
Baca Juga: Kena Fitnah, Wika Salim ‘Kerja dari Muda, Bukan Modal Dekat Pria Kaya!’
“Besok-besok para akun atau YouTuber harus lebih hati-hati lagi dengan omongan. Harus bertabayun kepada orangnya baru disebarkan di sosial media,” ujar Anindya.
Laporan resmi telah diterima Bareskrim dengan nomor LP/B/387/VIII/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI. Azizah dan kuasa hukumnya menggunakan pasal-pasal dalam Undang-Undang ITE terbaru dan KUHP terkait pencemaran nama baik dan penyebaran informasi palsu.
Sebelumnya, ayah Azizah, Andre Rosiade, juga sempat datang ke Bareskrim untuk berkonsultasi mengenai kasus ini. Ia menyayangkan masih banyaknya pihak yang tidak bertanggung jawab melemparkan fitnah kepada putrinya.
“Kami sudah berkali-kali melaporkan. Lalu, terlapor sudah dinyatakan tersangka, nangis-nangis minta maaf atau orang tua datang minta maaf. Azizah tentu memaafkan. Tapi sekali-sekali memang harus ada yang masuk penjara, biar ada efek jera,” tegas Andre dengan nada penuh harap.
Kasus ini menjadi peringatan bagi semua pengguna media sosial agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi. Bagi Azizah, ini bukan hanya soal dirinya, tapi juga harga diri keluarga yang tak boleh diinjak-injak oleh fitnah tanpa dasar. (*/tim)








