Peristiwa

Warga Bilato Mengungsi Usai Air Laut Surut Tak Wajar, Efek Gempa M8,6 di Rusia

×

Warga Bilato Mengungsi Usai Air Laut Surut Tak Wajar, Efek Gempa M8,6 di Rusia

Sebarkan artikel ini
Warga Bilato di Gorontalo mengungsi ke dataran tinggi setelah air laut surut tak wajar usai gempa besar di Rusia timur.

EKSPOSTIMES.COM– Sejumlah warga di Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, dilaporkan mengungsi ke daerah yang lebih tinggi pada Rabu (30/7), menyusul fenomena surutnya air laut secara tidak biasa. Fenomena ini terjadi setelah adanya peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), imbas gempa bermagnitudo 8,6 di perairan timur Rusia.

Menurut kesaksian warga, air laut yang biasanya mulai pasang di sore hari justru terlihat surut drastis. Hal itu memicu kepanikan dan gelombang pengungsian ke wilayah yang lebih aman.

“Biasanya sore air pasang, tapi tadi justru surut jauh. Kami langsung mengungsi,” ujar Suleman Thaib, warga Desa Lobuto.

Ia menyebut informasi awal diterima lewat grup WhatsApp dan arahan resmi dari aparat desa setempat.

Baca Juga: Gempabumi M8,7 Guncang Kamchatka Rusia, Indonesia Berstatus Waspada Tsunami

Camat Bilato, Rahmad Sutojo, membenarkan bahwa sejak pagi, masyarakat pesisir sudah mulai meninggalkan rumah. Pihak kecamatan langsung memberikan instruksi evakuasi dini setelah menerima peringatan resmi dari BMKG.

“Ada empat desa yang paling terdampak karena letaknya dekat dengan garis pantai, yakni Desa Taulaa, Pelehu, Ilomata, dan Bilato,” jelas Rahmad. Ia menambahkan bahwa air laut yang masih surut saat ini membuat situasi semakin waspada.

Baca Juga: Gempa Dahsyat M8,7 di Rusia Picu Peringatan Tsunami di Gorontalo, Polisi Imbau Warga Menjauh dari Pantai

Meskipun belum ada laporan mengenai gelombang tsunami besar di kawasan tersebut, pemerintah daerah tetap siaga dan mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti informasi resmi.

BMKG sebelumnya menetapkan status Waspada Tsunami untuk beberapa wilayah di Indonesia bagian timur, termasuk Gorontalo, akibat gempa besar yang mengguncang wilayah Kamchatka, Rusia, pada Rabu pagi.

“Kami berharap skenario terburuk tidak terjadi, tapi lebih baik waspada dari awal,” tutup Rahmad. (Met/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d