Politik & Pemerintahan

Tragedi Longsor Pacet-Cangar, 10 Korban Meninggal, Gubernur Jatim Tutup Tahura

×

Tragedi Longsor Pacet-Cangar, 10 Korban Meninggal, Gubernur Jatim Tutup Tahura

Sebarkan artikel ini
Petugas evakuasi korban longsor Pacet-Cangar di tengah puing tanah dan batu
Evakuasi Longsor Pacet-Cangar Jawa Timur

EKSPOSTIMES.COM- Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan berhasil menemukan sepuluh korban jiwa akibat tanah longsor yang terjadi di jalur Cangar-Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Dari sepuluh korban tersebut, tujuh merupakan penumpang minibus, sementara tiga lainnya adalah penumpang kendaraan pick up,” ungkap Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator, Nanang Sigit, saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (4/4/2025).

Tim SAR gabungan bekerja tanpa kenal lelah untuk menemukan dan mengevakuasi korban. Pada pukul 09.30 WIB, satu korban yang belum teridentifikasi ditemukan dan segera dibawa menggunakan ambulans.

Selang beberapa menit kemudian, seorang balita bernama Mikaila F.Z (3,5), penumpang pick up, ditemukan dan dievakuasi.

Pada pukul 09.48 WIB, tim kembali menemukan satu korban perempuan yang belum teridentifikasi. Akhirnya, pada pukul 11.00 WIB, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: Menkop Dorong Penyerapan Susu Koperasi dalam Program Makan Bergizi Gratis

Sebanyak enam korban penumpang minibus dibawa ke Rumah Sakit Hasta Brata Kota Batu, sementara empat korban lainnya, terdiri dari tiga penumpang pick up dan satu penumpang minibus, dibawa ke RSUD Sumberglagah Pacet untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim DVI Polda Jatim.

Korban yang dinyatakan meninggal dunia dalam tragedi ini adalah Penumpang Minibus: Masjid Zatmo Setio, Rani Anggraeni (28), Syahrul Nugroho Rangga Setiawan (6), Putri Qiana Ramadhani (2), H. Wahyudi (71), Hj. Jainah (61), Saudah (70), yang berasal dari Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Penumpang pick up: Mikaila F.Z (3,5), Ahmad Fiki Muzaki (28), Fitria Handayani (27), yang berasal dari Urung-Urung, Jati Jejer, Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Kejadian longsor yang terjadi pada Kamis (3/4) pukul 11.27 WIB sempat terekam dalam video yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat hujan deras mengguyur lokasi sebelum tanah di sisi kanan jalan tiba-tiba runtuh, menutup seluruh badan jalan.

Video lain menunjukkan petugas gabungan tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

Setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, Tim SAR Gabungan menggelar briefing pada pukul 12.00 WIB dan menyatakan operasi pencarian resmi selesai. Seluruh unsur SAR yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.

Menanggapi tragedi ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengumumkan penutupan kawasan wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Penutupan ini merupakan langkah mitigasi untuk mencegah risiko bencana lebih lanjut, mengingat curah hujan tinggi dan potensi longsor yang masih besar di sepanjang jalur Pacet-Cangar,” tegas Khofifah dalam keterangan resmi.

Upaya pencarian dan evakuasi melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kota Batu, BPBD Kabupaten Mojokerto, Dinas PU Kabupaten Mojokerto, Polresta Batu, Polsek dan Koramil Pacet, Tahura, PMI, Tagana, KNDJH Malang, serta relawan SAR dan masyarakat setempat.

Dengan adanya penutupan jalur Pacet-Cangar, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait kondisi cuaca serta potensi bencana di wilayah tersebut. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d