EKSPOSTIMES.COM- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menutup gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII 2025 dengan optimisme besar. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), menegaskan komitmen untuk mendorong Sulut menembus peringkat 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII.
Penutupan Porprov yang berlangsung di Stadion Klabat, Manado, Senin (24/11) malam, menandai berakhirnya 11 hari penyelenggaraan yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah Porprov Sulut. Seluruh rangkaian acara berjalan tanpa gangguan berarti, termasuk nihil insiden cedera berat.
“Pemerintah Kota Manado berhasil menggelar Porprov dengan standar yang sangat baik. Terima kasih kepada Wali Kota Andrei Angouw, Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang, dan seluruh jajaran,” ujar YSK dalam sambutannya.
Hadir dalam acara itu jajaran Forkopimda, para kepala daerah se-Sulawesi Utara, pengurus KONI, hingga ratusan atlet dan pelatih.
YSK menyebut Porprov XII sebagai titik balik pembinaan olahraga di daerah. Pemerintah provinsi berencana memperkuat sistem pembinaan atlet di seluruh cabang olahraga, melakukan evaluasi terukur, serta meningkatkan kualitas pelatih.
“Untuk PON XXII nanti, Sulut harus masuk 10 besar. Pemerintah siap memfasilitasi, bahkan bila perlu mendatangkan pelatih dari luar negeri,” tegasnya.
Ia juga mengumumkan bahwa Manado akan menjadi tuan rumah PON Bela Diri pada Juni 2026, disusul kejuaraan nasional lainnya seperti tarung derajat, panahan, biliar, dan tinju.
“Kompetisi tidak boleh menunggu Porprov. Sepanjang tahun kita gelar turnamen untuk mencetak atlet unggulan,” ujarnya.
Ketua Panitia Porprov XII, dr. Richard Sualang, dalam laporannya menyebutkan bahwa ajang ini melibatkan 4.097 atlet dan 1.224 official. Sebanyak 34 cabang olahraga dipertandingkan dengan total 402 nomor resmi.
Beberapa cabang, seperti sepak bola, telah bergulir lebih awal sejak 13 November sebelum pembukaan resmi pada 19 November.
Kota Manado tampil sebagai juara umum dengan penguasaan medali yang mencolok, yakni 164 emas, 103 perak dan 97 perunggu.
Disusul Minahasa dengan perolehan medali emas 58, perak 45, perunggu 67, dan Minahasa Utara 33 emas, 27 perak, 60 perunggu.
Dominasi ini disebut sebagai buah pembinaan berkelanjutan oleh pemerintah kota dan klub-klub olahraga.
Menutup rangkaian acara, YSK kembali menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Porprov XII menjadi bukti kesiapan Sulut menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga berskala nasional.
“Manado melaksanakan Porprov ini dengan baik dan sukses. Terima kasih untuk semua pihak yang telah bekerja keras,” kata YSK.
Dengan capaian prestasi dan apresiasi yang tinggi, Porprov XII resmi ditutup, membuka jalan bagi persiapan panjang Sulawesi Utara menuju PON XXII dan berbagai agenda olahraga nasional lainnya. (tim)









