Peristiwa

Sampah Mengular di Jalan Pasar Baru Langowan, Cerminkan Buruknya Tata Kelola Pasar

×

Sampah Mengular di Jalan Pasar Baru Langowan, Cerminkan Buruknya Tata Kelola Pasar

Sebarkan artikel ini
Tumpukan sampah mengular di Jalan Pasar Baru Langowan mencerminkan buruknya tata kelola pasar dan minimnya pengawasan kebersihan, memicu keluhan warga dan pedagang.

EKSPOSTIMES.COM- Persoalan di kawasan Pasar Baru Langowan tidak hanya berhenti pada kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki. Masalah lingkungan kini kian mencolok. Tumpukan sampah rumah tangga dan limbah aktivitas pasar terlihat mengular di sepanjang Jalan Pasar Baru, salah satu ruas utama penopang aktivitas ekonomi masyarakat Langowan.

Pantauan di lokasi, Jumat (23/1), menunjukkan sampah diletakkan di tepi jalan tanpa dukungan tempat penampungan sementara (TPS) yang memadai. Karung-karung plastik berisi limbah tampak robek, dengan isi tercecer ke badan jalan dan saluran drainase. Saat hujan turun, kondisi tersebut memburuk akibat genangan air dan lumpur yang bercampur sampah.

Bau menyengat tak terelakkan. Warga dan pengguna jalan mengaku resah karena kondisi itu dinilai berpotensi memicu gangguan kesehatan. Padahal, kawasan pasar tersebut setiap hari dipadati pedagang dan pembeli.

“Setiap hari keadaannya seperti ini. Kalau hujan, air bercampur sampah meluap ke jalan,” ujar aktivis, Farly Maramis.

Menurut Farly, persoalan sampah di Pasar Baru Langowan bukan masalah baru. Ia menilai tidak ada penanganan yang konsisten dari pihak terkait, sehingga kondisi serupa terus berulang.

Selain mengganggu kebersihan dan kenyamanan, tumpukan sampah juga mempersempit badan jalan. Kendaraan yang melintas terpaksa melambat dan mengambil jalur tertentu untuk menghindari genangan dan limbah, meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

Keluhan juga datang dari warga Desa Karumenga. Akses menuju permukiman mereka terganggu akibat sampah yang menumpuk, berbau, dan menutup sebagian badan jalan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengelolaan sampah pasar oleh pemerintah daerah. Minimnya fasilitas TPS, lemahnya pengawasan, serta tidak jelasnya jadwal pengangkutan sampah diduga menjadi penyebab persoalan ini terus berulang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa, Vicky Kaloh, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Kepala Bidang Persampahan.

“Sudah disampaikan ke Kabid Persampahan untuk ditindaklanjuti, termasuk pengangkutan sampah,” kata Vicky.

Ia juga meminta masyarakat sekitar membantu memindahkan sampah ke truk pengangkut saat proses pembersihan dilakukan. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk penataan lokasi.

“Nanti akan dikoordinasikan dengan kecamatan, kemungkinan dipasang papan peringatan atau pagar,” ujarnya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Minahasa tidak sekadar melakukan pembersihan insidental, tetapi menata sistem pengelolaan sampah Pasar Baru Langowan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Tanpa perbaikan mendasar, kawasan pasar berisiko terus menjadi potret buram pelayanan publik di pusat ekonomi rakyat. (christian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d