Matius 11:2-6
Berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku
[Matius11:6]
EKSPOSTIMES – Kecintaan Michael Jordan pada bola basket makin menjadi-jadi saat usianya beranjak remaja. Ketika melanjutkan pendidikan di SMA, Mike tak ingin menyia-nyiakan kesempatan dan langsung bergabung dengan tim basket SMA Laney di Wilmington, North Carolina.
Kenyataan berkata lain. Mike tidak termasuk dalam daftar pemain utama tim basket sekolah. Mungkin salah satu penyebabnya adalah masalah tinggi badan. Mike hanya memiliki tinggi badan sekitar 175-180 cm.
Remaja kelahiran Brooklyn, New York 17 Februari 1963 itu sangat kecewa. Saat pulang dan sampai di rumah, Mike menangis di dalam kamar. Sang ibu tahu, keadaan putranya yang sedang galau.
Tak banyak bicara, ibundanya hanya mengelus kepala dan punggung Mike dengan penuh kasih sayang.
“Saya lalu meminta Jordan untuk berlatih lebih keras lagi. Tapi jika sudah berlatih keras masih belum berhasil, itu berarti memang belum nasibnya,” ungkap sang ibu Deloris Jordan.
Yohanes Pembaptis sebagai perintis jalan bagi Kristus sudah mulai putus asa dan meragukan Kemesiasan Yesus. Namun dimanakah penghakiman-Nya atas orang-orang jahat, seperti Herodes yang memenjarakannya.
Penghakiman oleh Yesus atas orang berdosa belum dilaksanakan. Yohanes melihat adanya perbedaan antara yang ia harapkan dengan pelayanan Yesus (ayat 4-5). Inilah yang membuat Yohanes ragu dan putus asa.
Karena itu Yesus menantang (ayat 6) baik Yohanes maupun orang percaya setelah zamannya, untuk mengevaluasi ulang pengharapan mereka tentang Mesias, dalam terang pelayanan Yesus dan penggenapan firman Tuhan yang Ia kerjakan dan kemudian menyelaraskan pengharapan dan iman mereka kepada Dia.
Kekecewaan biasanya muncul ketika kita disakiti. Perasaan tersakiti terkadang membuat orang menjadi patah semangat. Kehilangan kemauan untuk melakukan sesuatu.
Kekecewaan yang berlebihan hanya akan membawa Anda menjadi orang yang selalu pesimis pada sesuatu hal. Tanamkan dalam diri Anda bahwa Yesus yang kita sembah akan membantu Anda melewati setiap liku kehidupan.
Pengharapan kepada Yesus akan membuat Anda menjadi bersemangat dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Penolakan adalah cara Iblis untuk menjatuhkan Anda. Bersama Allah Jangan takut gagal, tetapi belajarlah dari kegagalan.
PENOLAKAN BUKAN AKHIR DUNIA. TAPI, PENOLAKAN ADALAH AWAL ANDA MENAKLUKAN DUNIA










