Renungan

Renungan Harian Kristen, Pergaulan Yang Buruk

×

Renungan Harian Kristen, Pergaulan Yang Buruk

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Pergaulan Yang Buruk ( Foto Helena Lopes/pexels)
Ilustrasi Pergaulan Yang Buruk ( Foto Helena Lopes/pexels)

EKSPOSTIMES.COM – Sepotong pakaian yang luntur pasti akan merusak pakaian yang lain. Sepotong kaos merah yang luntur pasti akan merusak kaos putih yang lain. Warna yang luntur itu pasti akan menular ke warna yang lain.

Hidup orang percaya bagaikan pakaian yang ada dalam tempat cuci yang harus berbaur dengan warna lain kehidupan. Karena itu agar kita tidak tertular oleh warna-warna yang merusak pakaian putih. Kita harus mendekatkan diri pada Yesus.

Ingat, pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik. Kita tidak harus menghindar dari orang-orang yang menolak ajaran Injil, namun kita juga tidak boleh menerima pengaruh yang merusak.

Marilah kita memberi pengaruh yang baik bagi orang-orang yang tidak mengenal Kristus. Dengan begitu nama Tuhan akan tetap di puji dan sembah.

Kebiasaan terbangun melalui pergaulan. Rasul Paulus mengatakan bahwa pergaulan yang buruk akan merusak kebiasaan yang baik. Rasul Paulus hendak menasihati warga jemaat Korintus agar mereka cakap dalam memilih kawan bergaul.

Tentu saja, Paulus tidak sedang melarang warga jemaat bergaul. Penekanannya adalah kewaspadaan dalam memilih teman. Sebagai umat tebusan Allah, perilaku jemaat harus mencerminkan kuasa kebangkitan Yesus. Prinsip ini juga berlaku dalam pergaulan.

Ini bukan berarti kita harus menjadi aneh bagi yang lain. Hidup kita tidak harus menjadi ekstrem sehingga membuat orang lain risih bergaul dengan kita.

Prinsipnya, sekali pun kita hidup di dalam dunia, kita tak boleh sama seperti dunia.Kita harus menawarkan sebuah kualitas hidup yang lebih baik. Kita perlu serius dalam menjaga seluruh perilaku hidup di hadapan sesama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d