Olahraga

Real Madrid Tersandung di Santiago Bernabéu: Valencia Curi Kemenangan Lewat Serangan Balik di Masa Tambahan Waktu

×

Real Madrid Tersandung di Santiago Bernabéu: Valencia Curi Kemenangan Lewat Serangan Balik di Masa Tambahan Waktu

Sebarkan artikel ini
Hugo Duro merayakan gol kemenangan Valencia di masa tambahan melawan Real Madrid di Santiago Bernabéu.

EKSPOSTIMES.COM – Real Madrid harus menelan kekalahan menyakitkan di hadapan pendukungnya sendiri saat menjamu Valencia dalam laga lanjutan La Liga di Santiago Bernabéu.

Meskipun tampil dominan dan menciptakan banyak peluang, Los Blancos harus mengakui keunggulan tamu mereka yang tampil efisien. Gol penentu Hugo Duro di masa tambahan memastikan kemenangan 2-1 untuk Valencia, meninggalkan Madrid dengan tangan hampa dalam pertandingan yang penuh drama.

Awal pertandingan tampak menjanjikan bagi Real Madrid. Pada menit ke-13, Kylian Mbappé dijatuhkan di area penalti oleh Tarrega, dan wasit Cuadra Fernandez langsung menunjuk titik putih. Setelah ditinjau ulang lewat VAR oleh Figueroa Vázquez, keputusan penalti dikukuhkan.

Vini Jr. maju sebagai algojo, namun gagal menunaikan tugasnya setelah tendangannya ke arah kiri berhasil dibaca dan ditepis oleh kiper Valencia, Giorgi Mamardashvili. Hanya dua menit berselang dari momen krusial itu, keadaan malah berbalik.

Valencia mendapat tendangan sudut yang dieksekusi oleh Almeida. Bola lambungnya disambut dengan sundulan keras oleh Mouctar Diakhaby, yang membawa tim tamu unggul 1-0 pada menit ke-15.

Gol ini menjadi pukulan telak bagi Madrid, yang seharusnya bisa memimpin terlebih dahulu. Enam menit kemudian, Diakhaby sempat mencetak gol bunuh diri, namun sayangnya gol tersebut dianulir karena Mbappé lebih dulu berada dalam posisi offside.

Tim tamu tampil berani dan kembali mengancam lewat situasi bola mati. Diakhaby, yang tampil sebagai momok bagi lini belakang Madrid, hampir mencetak gol kedua lewat sundulan di menit ke-24, namun bola hanya menghantam sisi luar jaring.

Di sisi lain, Real Madrid terus berusaha menyamakan kedudukan. Dua peluang emas datang dari kaki Mbappé, namun salah satunya melebar dan satunya lagi digagalkan Mamardashvili yang tampil luar biasa sepanjang laga.

Menjelang turun minum, Madrid mendapatkan peluang emas dari Jude Bellingham. Mantan gelandang Dortmund itu melakukan lari luar biasa dari wilayah pertahanan sendiri hingga ke area lawan, namun penyelesaiannya hanya melebar tipis dari tiang gawang.

Baca Juga: Dua Gol Kylian Mbappé Bantu Real Madrid Kalahkan Leganes 3-2 dan Samai Barcelona di Puncak La Liga

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan tipis 1-0 bagi Valencia.

Di babak kedua, Real Madrid menunjukkan intensitas yang lebih tinggi. Hanya lima menit setelah jeda, mereka berhasil menyamakan kedudukan. Tendangan sudut Modrić diarahkan ke tiang dekat dan disambut oleh Bellingham, yang mengarahkannya ke Vini Jr. Pemain asal Brasil itu dengan sigap menguasai bola di depan Jesús Vázquez dan menyarangkan bola ke gawang dengan kaki kanannya untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Valencia tidak tinggal diam. Sundulan Diakhaby kembali mengancam, tetapi kali ini Fran González, kiper debutan Madrid, berhasil melakukan penyelamatan penting pada menit ke-64. Madrid kembali melancarkan serangan. Fran García memberi umpan kepada Mbappé, yang kembali nyaris mencetak gol andai saja tembakannya tidak melebar tipis dari tiang.

Menit ke-70 menjadi momen krusial lainnya. Mbappé berlari menyusuri sisi lapangan hingga ke garis gawang, sebelum memberi umpan ke tengah untuk Valverde. Gelandang Uruguay itu melepaskan tembakan jarak dekat, namun Mamardashvili tampil gemilang dan berhasil menepis bola tersebut. Meski terus menekan, Madrid gagal mengonversi peluang menjadi gol tambahan.

Petaka datang di masa tambahan waktu. Dalam sebuah serangan balik cepat, Hugo Duro memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid dan mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90+3. Skor berubah menjadi 1-2 untuk keunggulan Valencia, yang bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Real Madrid, yang kehilangan momentum untuk menjauh di puncak klasemen. Meskipun menguasai permainan dan menciptakan lebih banyak peluang, ketidakefisienan di depan gawang dan penampilan gemilang kiper lawan menjadi faktor utama kegagalan mereka.

Sementara itu, Valencia berhasil mencuri tiga poin penting dari kandang tim raksasa dan semakin memperkuat posisi mereka di papan tengah klasemen.

Kemenangan ini juga menjadi peringatan bahwa di La Liga, siapa pun bisa menumbangkan siapa pun, terutama jika sebuah tim mampu bertahan disiplin dan memanfaatkan setiap peluang sekecil apa pun. (*/Rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *