Ekspostimes.com – Bayern Munich semakin dekat untuk mengamankan gelar Bundesliga musim 2024/25 setelah mencatat kemenangan meyakinkan 3-1 atas tetangga mereka, Augsburg, dalam laga krusial yang digelar di WWK Arena.
Harry Kane kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol ke-23 musim ini, sementara Jamal Musiala Leroy Sané membantu tim asuhan Vincent Kompany menjaga keunggulan enam poin di puncak klasemen lewat permainan apik.
Augsburg, yang tampil percaya diri dengan catatan 11 laga tak terkalahkan dan hanya kebobolan tiga gol selama periode tersebut, sempat membuat kejutan dengan mencetak gol terlebih dahulu.
Di tengah dominasi Bayern dalam penguasaan bola di menit-menit awal, tuan rumah justru memimpin melalui Dimitrios Giannoulis pada menit ke-30. Menerima tendangan bebas cepat, Giannoulis memotong ke dalam dan melepaskan tembakan keras yang menghujam sudut atas gawang, mencetak gol perdananya di Bundesliga.
Kejutan ini langsung memantik reaksi dari Bayern. Meski kehilangan beberapa pemain kunci seperti Manuel Neuer dan Alphonso Davies karena cedera, tim tamu tetap menunjukkan kelasnya.
Jamal Musiala, yang terus-menerus menebar ancaman sepanjang babak pertama, menyamakan kedudukan pada menit ke-42. Dalam momen brilian, ia mempertahankan bola di tengah kepungan tiga pemain bertahan dan melepas tembakan yang tak mampu dibendung oleh kiper Augsburg, Finn Dahmen.
Babak kedua dimulai dengan tensi tinggi, di mana kedua tim saling serang. Namun titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-59 ketika Cédric Zesiger menjatuhkan Harry Kane dalam situasi satu lawan satu yang berpotensi menghasilkan gol. Wasit Dr. Matthias Jöllenbeck tak ragu mengeluarkan kartu merah langsung kepada bek Augsburg itu. Bayern pun langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Hanya semenit berselang, Kane mengubah skor menjadi 2-1. Umpan bebas cepat yang dieksekusi Joshua Kimmich mengarah ke Michael Olise, yang kemudian mengirimkan bola ke dalam kotak penalti dan disambut sundulan tajam dari Kane. Sundulan itu mempertegas posisi striker Inggris tersebut sebagai andalan utama dalam lini depan Bayern musim ini.
Baca Juga: Bayer Leverkusen Bangkit Dramatis, Tekan Bayern Munich dalam Perburuan Gelar Bundesliga
Meski unggul, Bayern mendapatkan pukulan lain ketika Musiala harus ditarik keluar karena cedera hamstring pada menit ke-54. Cedera itu mengkhawatirkan menjelang laga besar melawan Borussia Dortmund dan perempat final Liga Champions. Thomas Müller masuk menggantikan Musiala untuk menjaga ritme permainan.
Bayern semakin mendominasi jalannya pertandingan setelah unggul jumlah pemain. Leroy Sané menjadi pusat serangan Bayern dengan kecepatannya yang luar biasa dan kreativitas tinggi.
Ia menciptakan banyak peluang dan membukukan tujuh tembakan sepanjang pertandingan, lebih banyak dari pemain mana pun. Dengan kecepatan tertinggi 34,22 km/jam, Sané menjadi ancaman nyata yang tidak mampu ditangani lini belakang Augsburg. Kontribusinya juga terlihat dalam proses gol Musiala, saat ia membuka ruang dan menyodorkan bola dengan presisi tinggi.
Dominasi Bayern terlihat jelas di akhir laga. Mereka menutup pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 64% dan 20 percobaan tembakan, jauh lebih tinggi dibanding hanya enam yang dimiliki Augsburg.
Tekanan tanpa henti dari Bayern membuahkan hasil ketiga di masa tambahan waktu. Kali ini, petaka bagi tuan rumah datang dalam bentuk gol bunuh diri dari Chrislain Matsima, yang secara tak sengaja mengarahkan bola ke gawangnya sendiri saat mencoba memotong umpan silang Bayern.
Kemenangan 3-1 ini menjadi kemenangan penting yang tidak hanya mengukuhkan posisi Bayern di puncak klasemen, tetapi juga menegaskan kekuatan skuad asuhan Vincent Kompany meski diterpa cedera. Mereka kini unggul enam poin dari pesaing terdekat dan tampil solid di momen krusial akhir musim.
Dengan performa impresif Kane, Sané, dan lini tengah yang solid, Bayern menunjukkan bahwa mereka masih menjadi kekuatan utama di sepak bola Jerman. Namun, tantangan masih tersisa, terutama mempertahankan konsistensi saat jadwal padat Liga Champions dan Der Klassiker menanti.
Jika mereka mampu menjaga performa seperti ini, gelar Bundesliga ke-12 secara beruntun tampaknya tinggal menunggu waktu. (*/Rizky)







