Politik & Pemerintahan

Rapat TPID Minahasa Soroti Inflasi dan Luncurkan SMA Unggul Garuda Sebagai Lompatan Pendidikan Daerah

×

Rapat TPID Minahasa Soroti Inflasi dan Luncurkan SMA Unggul Garuda Sebagai Lompatan Pendidikan Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Minahasa Robby Dondokambey memimpin Rapat TPID membahas inflasi daerah dan peluncuran SMA Unggul Garuda secara hybrid dari Kantor Bupati Minahasa.
Bupati Robby Dondokambey bersama Ketua DPRD dan Sekda Minahasa dalam Rapat TPID yang membahas pengendalian inflasi dan rencana pembangunan SMA Unggul Garuda sebagai pusat keunggulan pendidikan Minahasa.

EKSPOSTIMES.COM- Pemerintah Kabupaten Minahasa terus memantapkan langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi dan pendidikan. Dalam Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar secara hybrid dari Kantor Bupati Minahasa, dua isu krusial menjadi sorotan, yaitu pengendalian inflasi daerah dan rencana pembangunan SMA Unggul Garuda, sebuah sekolah prestisius yang digagas untuk mencetak generasi unggul Minahasa.

Dipimpin langsung Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, bersama Ketua DPRD Drs. Robby Longkutoy, MM, dan Sekda Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, rapat TPID kali ini mempertemukan para pemangku kepentingan nasional dan daerah melalui pertemuan fisik dan daring via Zoom Meeting.

Dalam sesi pembukaan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, memaparkan pentingnya SMA Unggul Garuda sebagai pusat keunggulan intelektual yang akan menopang pertumbuhan ekonomi jangka panjang di Minahasa.

“Sekolah ini bukan sekadar institusi, melainkan ekosistem yang akan melahirkan generasi yang tangguh, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegas Prof. Brian.

Baca Juga: Minahasa Sambut 592 Mahasiswa Unsrat KKT Angkatan 142, Bupati RD: Jadilah Pelopor Perubahan

Turut hadir mendampingi, Wakil Mendiktisaintek Prof. Fauzan dan Dirjen Iptek Dr. Stella Christie menambahkan bahwa SMA Unggul Garuda akan mengintegrasikan kurikulum berbasis sains dan teknologi dengan nilai-nilai kearifan lokal. Ini dinilai sebagai model pendidikan yang relevan dengan kebutuhan era digital dan berakar kuat pada budaya Minahasa.

Bupati Robby Dondokambey menyambut penuh inisiatif tersebut. Ia menilai SMA Unggul Garuda sebagai investasi jangka panjang yang akan menjadi fondasi transformasi sumber daya manusia di Minahasa. Pemerintah daerah pun menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh pembangunan sekolah ini dari sisi infrastruktur hingga regulasi.

Setelah pembahasan pendidikan, rapat beralih pada isu mendesak lainnya: pengendalian harga kebutuhan pokok yang tengah mengalami fluktuasi. Komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah menjadi perhatian utama karena dampaknya terhadap inflasi Minahasa.

Tim TPID memaparkan bahwa tekanan harga tersebut perlu direspons dengan strategi berbasis pemberdayaan masyarakat. Salah satu solusi yang disepakati adalah program penanaman komoditas strategis secara masif oleh warga, didukung penuh oleh dinas pertanian dan kelompok tani setempat.

“Kita tidak bisa lagi bergantung pada pasokan dari luar. Ketahanan pangan harus kita bangun dari desa, dari keluarga,” ujar salah satu perwakilan TPID dalam rapat tersebut.

Langkah-langkah konkret yang dibahas dalam Rapat TPID Minahasa ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penstabilan ekonomi jangka pendek, tetapi juga pada pembangunan jangka panjang melalui investasi di sektor pendidikan dan kemandirian pangan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan aktif dari masyarakat, Minahasa tengah membangun pondasi menuju daerah yang tangguh secara ekonomi dan unggul secara intelektual. Rapat TPID ini pun menjadi penanda seriusnya komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi masa depan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d