EKSPOSTIMES.COM- Dalam laga yang dipenuhi tensi, sorakan publik tuan rumah, dan momen-momen menegangkan, Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025. Klub raksasa Prancis itu menekuk Seattle Sounders dengan skor meyakinkan 2-0 pada Selasa (23/6) dini hari WIB, di laga penentu Grup B.
Di balik skor akhir yang terlihat tenang, pertandingan ini menyimpan drama besar, terutama di babak pertama. Ribuan pendukung Seattle memadati Lumen Field, berharap pada malam ajaib tim kesayangan mereka. Dan harapan itu nyaris menjadi kenyataan jika bukan karena satu momen krusial yang menghantui Sounders sepanjang laga.
Baca Juga: Piala Dunia Antarklub 2025: Main dengan 10 Orang, Real Madrid Bungkam Pachuca 3-1
Pada menit ke-19, sebuah blunder mengejutkan dari Gianluigi Donnarumma membuka peluang emas bagi Seattle. Operan konyol dari sang penjaga gawang jatuh tepat ke kaki Ferreira yang berdiri bebas di depan gawang kosong. Tapi alih-alih menjadi pahlawan, Ferreira justru jadi pesakitan tembakannya melambung, seolah peluang itu terlalu indah untuk menjadi nyata.
Seattle tertegun, dan PSG perlahan mulai mengambil alih kendali. Tempo permainan mulai diatur, tekanan ditingkatkan. Nama-nama seperti Kvaratskhelia dan Doue berkali-kali meneror lini belakang Seattle, sementara kiper Stefan Frei berjibaku menjaga harapan timnya tetap hidup.
Namun dewi fortuna tak terus berada di sisi Sounders. Pada menit ke-35, sebuah tendangan dari Vitinha yang tampaknya akan melebar justru mengenai tubuh Kvaratskhelia dan berubah arah. Bola bersarang ke tiang jauh, Frei tak kuasa bereaksi. Gol yang absurd, tapi sah. PSG memimpin 1-0.
Seattle berusaha membalas jelang turun minum, tapi aksi heroik dari Nouhou yang menggagalkan tembakan Doue jadi momen bertahan terbaik dari tuan rumah.
Babak kedua jadi panggung dominasi PSG. Neves hampir menambah keunggulan, namun bidikannya belum tepat sasaran. Pelatih Luis Enrique pun menyegarkan skuadnya Kvaratskhelia dan Neves ditarik keluar, Barcola dan Zaire-Emery masuk membawa energi baru.
Seattle sempat menggetarkan publik saat Vargas mendapat peluang emas pada menit ke-66. Tapi sekali lagi, kegugupan di depan gawang membuat mereka gagal.
Kesalahan itu langsung dihukum. PSG melancarkan serangan balik kilat. Barcola berlari seperti panah, menusuk jantung pertahanan Seattle, dan memberikan umpan matang kepada Achraf Hakimi. Bek asal Maroko itu menuntaskan peluang dengan klinis sebuah gol yang membungkam stadion. PSG 2, Seattle 0.
Waktu terus berjalan. Seattle berjuang mati-matian, tapi PSG terlalu rapi untuk diterobos. Saat peluit panjang dibunyikan, PSG merayakan bukan hanya kemenangan, tetapi kelolosan ke fase knockout sebagai juara Grup B, berkat kemenangan Atletico Madrid atas Botafogo di pertandingan lain.
Drama, kesalahan, dan penyelesaian tajam jadi warna dalam malam yang menentukan ini. PSG tak hanya menang, mereka menunjukkan mentalitas juara sejati. (*/tim)













