EKSPOSTIMES.COM – Persik Kediri harus menelan kekalahan di kandang sendiri usai dikalahkan Dewa United dengan skor 1-2 dalam laga lanjutan Liga 1 2024/2025 di Stadion Brawijaya, Sabtu (1/3) malam. Hasil ini membuat Macan Putih semakin terperosok di papan tengah klasemen.
Dewa United langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Tim tamu berhasil membuka keunggulan pada menit ke-12 lewat Egy Maulana Vikri. Gol tersebut berawal dari serangan balik cepat yang membuat pertahanan Persik kewalahan. Egy yang lolos dari jebakan offside sukses melewati kiper dan menceploskan bola ke gawang, mengubah skor menjadi 0-1.
Persik yang tertinggal mencoba bangkit, namun justru kembali kebobolan. Pada menit ke-20, Alex Martins Ferreira menggandakan keunggulan Dewa United setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Persik. Gol ini semakin membuat tuan rumah berada dalam tekanan.
Setelah tertinggal dua gol, Persik berusaha keluar dari tekanan dan meningkatkan intensitas serangan. Namun, laga sempat tertunda akibat lampu stadion mati beberapa saat. Setelah listrik kembali normal, pertandingan dilanjutkan dengan Persik mencoba mencari celah untuk mencetak gol balasan. Sayangnya, hingga babak pertama usai, skor tetap 0-2 untuk keunggulan tim tamu.
Memasuki babak kedua, Persik tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang didapatkan, namun belum ada yang berbuah gol. Dewa United yang sudah unggul dua gol lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Usaha Persik akhirnya membuahkan hasil di menit ke-89. Mohammad Khanafi sukses memperkecil kedudukan menjadi 1-2 setelah memanfaatkan umpan panjang dari Ze Valente. Bola lambung yang dilepaskan Valente tidak mampu diantisipasi kiper Dewa United, sehingga Khanafi dengan mudah mencetak gol.
Di sisa waktu yang ada, Persik terus menekan untuk menyamakan kedudukan. Namun, pertahanan Dewa United cukup solid hingga wasit meniup peluit panjang. Skor 1-2 bertahan dan Persik harus rela kehilangan poin di kandang sendiri.
Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil ini. Ia menilai timnya masih kurang efisien dalam memanfaatkan peluang, terutama dari para pemain asing.
“Saya sangat kecewa dan meminta maaf kepada suporter. Seharusnya kami bereaksi sebelum kebobolan, bukan setelahnya. Kami harus lebih efisien, terutama dengan delapan pemain asing yang kami miliki,” ujar Rospide dalam konferensi pers usai pertandingan.
Meski kecewa, Rospide tetap optimis menghadapi laga selanjutnya melawan Persib Bandung di Bandung. “Memang ini laga berat, tapi tidak ada yang perlu ditakuti. Kami akan berusaha mencari poin di sana,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengakui bahwa ritme permainan timnya sempat terganggu akibat insiden lampu stadion mati. “Sebelum insiden itu, kami bermain sangat baik. Tapi setelahnya, Persik mulai mendikte permainan dan kami kehilangan ritme,” kata pelatih asal Belanda itu.
Dengan hasil ini, Dewa United semakin kokoh di posisi kedua klasemen dengan 46 poin, hanya terpaut beberapa angka dari pemuncak klasemen. Sementara Persik Kediri terpuruk di peringkat ke-11 dengan 34 poin, dan harus segera bangkit jika ingin tetap bersaing di papan atas Liga 1 musim ini. (*/Kepor)













