EKSPOSTIMES.COM – Harapan Liverpool untuk melaju lebih jauh di Liga Champions 2024-2025 harus sirna setelah takluk dari Paris Saint-Germain (PSG) lewat drama adu penalti di Stadion Anfield. Laga leg kedua babak 16 besar ini berlangsung menegangkan dan penuh emosi, namun akhirnya dimenangkan oleh PSG setelah bermain imbang dalam agregat dan unggul 4-2 dalam adu penalti.
Kata kunci utama: Liverpool vs PSG, Liga Champions 2024-2025
Laga krusial ini menjadi sejarah tersendiri karena PSG menjadi tim pertama yang mampu menyingkirkan Liverpool dari kompetisi Eropa setelah menang di leg pertama yang berlangsung di kandang lawan. PSG tampil disiplin dan efisien, sementara Liverpool harus menelan kenyataan pahit di hadapan puluhan ribu pendukung setia mereka.
Babak Pertama: Dominasi Liverpool Tanpa Gol
Sejak peluit awal dibunyikan, Liverpool langsung menekan dan mendominasi penguasaan bola. Peluang demi peluang tercipta. Mohamed Salah mendapat dua kesempatan emas di depan gawang namun gagal dimaksimalkan. Sementara itu, sundulan Jarell Quansah hanya membentur tiang, membuat publik Anfield menahan napas.
Dominik Szoboszlai sempat merobek jala gawang PSG, namun gol tersebut dianulir wasit setelah tinjauan VAR mengonfirmasi offside. Babak pertama berakhir tanpa gol, meskipun Liverpool mencatatkan lebih banyak tembakan dan penguasaan bola.
Babak Kedua: Gol Dembélé dan Skor Agregat Imbang
Di babak kedua, PSG mulai bangkit dan menunjukkan kualitas mereka. Serangan balik cepat yang dipimpin oleh Kylian Mbappe berujung pada gol dari Ousmane Dembélé pada menit ke-67. Gol tersebut membuat agregat menjadi imbang, memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Perpanjangan Waktu dan Adu Penalti
Di babak tambahan, kedua tim tampak berhati-hati dan mulai menurunkan tempo permainan. Beberapa peluang tercipta namun tak satu pun yang berhasil mengubah skor. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-1 secara agregat, dan laga pun dilanjutkan ke adu penalti.
Di sinilah Gianluigi Donnarumma menjadi bintang utama. Kiper PSG asal Italia itu tampil luar biasa dengan menggagalkan dua eksekusi penalti penting dari Darwin Nunez dan Curtis Jones. Eksekutor PSG tampil lebih tenang dan akurat, membawa tim asal Paris itu lolos ke babak perempat final Liga Champions.
Pujian untuk Donnarumma dan Reaksi Arne Slot
Donnarumma dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini. Selain menjadi penentu kemenangan dalam adu penalti, ia juga membuat beberapa penyelamatan krusial selama 120 menit pertandingan. Penampilannya menjadi penegasan bahwa PSG kini bukan hanya mengandalkan lini serang, tetapi juga memiliki pertahanan tangguh yang bisa diandalkan.
Sementara itu, manajer Liverpool Arne Slot tetap memberikan apresiasi terhadap performa anak asuhnya.
“Sungguh luar biasa apa yang kami tunjukkan dalam 25 menit pertama. Selama 90 menit, saya rasa kami tidak pantas kalah, tetapi selama 180 menit mungkin memang pantas kami harus melalui perpanjangan waktu. Di perpanjangan waktu, PSG sedikit lebih baik dari kami,” ujar Slot seusai pertandingan.
Liverpool Alihkan Fokus ke Premier League dan Final Carabao Cup
Kekalahan ini tentu menjadi pukulan berat bagi Liverpool yang berambisi kembali berjaya di Eropa. Namun, mereka tak bisa larut dalam kekecewaan. The Reds masih memiliki peluang untuk meraih trofi musim ini, termasuk gelar Premier League dan satu tempat di final Piala Carabao yang akan digelar dalam waktu dekat.
Sementara PSG semakin percaya diri menatap perempat final, dengan skuad bertabur bintang dan semangat yang membara untuk meraih gelar Liga Champions perdana mereka. (*/Red)













