EKSPOSTIMES.COM- Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari program revitalisasi fasilitas dan penataan tata ruang. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (5/5/2025) ini mencakup penanaman sebanyak 300 pohon, terdiri dari 200 pohon bambu dan 100 pohon trembesi di berbagai titik strategis di kawasan pangkalan.
Kegiatan penghijauan ini bukan sekadar simbolik, melainkan menjadi bagian dari upaya konkret Lanud Soewondo dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sejuk, dan mendukung efisiensi operasional jangka panjang. Dengan mengintegrasikan aspek ekologis ke dalam rencana pengembangan fasilitas, Lanud Soewondo membuktikan bahwa modernisasi militer tidak harus mengorbankan kelestarian alam.
Komandan Lanud Soewondo, dalam keterangannya kepada media, menjelaskan bahwa penanaman pohon ini merupakan langkah awal dari program jangka panjang yang mencakup perbaikan infrastruktur dan perluasan ruang terbuka hijau.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi seluruh personel Lanud dan masyarakat sekitar,” ujar Komandan Lanud.
Ia juga menekankan bahwa pemilihan jenis pohon bukan dilakukan secara sembarangan. Pohon bambu, misalnya, memiliki manfaat ekologis besar dalam mencegah erosi tanah dan menyaring polusi udara. Sementara pohon trembesi dikenal sebagai peneduh alami yang mampu menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar, sehingga memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan suhu lingkungan dan meningkatkan kualitas udara.
“Dengan kombinasi antara bambu dan trembesi, kami ingin menciptakan lingkungan pangkalan yang tidak hanya hijau secara visual, tetapi juga sehat secara ekologis,” jelasnya.
Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif dari para personel Lanud Soewondo, staf pendukung, serta sejumlah mitra kerja lingkungan. Penanaman dilakukan secara serentak di berbagai lokasi strategis seperti area lapangan, jalur masuk utama, dan titik-titik yang selama ini membutuhkan revitalisasi ruang terbuka.
Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kesehatan kerja bagi personel. Pepohonan yang ditanam diharapkan mampu menciptakan iklim mikro yang lebih bersahabat, mengurangi paparan panas berlebih, serta menjadi peneduh alami di lingkungan pangkalan.
Program revitalisasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Lanud Soewondo dalam mengembangkan diri sebagai pangkalan yang modern, tertata, dan berwawasan lingkungan. Dengan keberadaan lebih banyak ruang hijau, Lanud Soewondo juga menargetkan dapat menjadi salah satu contoh pangkalan udara yang menerapkan prinsip keberlanjutan dalam sistem pertahanannya.
“Pengembangan fasilitas memang penting, tapi keberlanjutan jauh lebih penting. Kita ingin Lanud Soewondo menjadi pangkalan yang tidak hanya kuat secara militer, tapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan lingkungan,” tambah Komandan.
Langkah Lanud Soewondo ini sejalan dengan kebijakan TNI Angkatan Udara dalam mendorong pangkalan-pangkalan udara agar lebih ramah lingkungan, sesuai dengan perkembangan global yang menempatkan isu lingkungan sebagai prioritas utama dalam pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: Kapolrestabes Medan Pimpin Sertijab, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik dan Sinergi Lintas Sektor
Dengan dimulainya penanaman 300 pohon ini, diharapkan akan muncul dampak positif tidak hanya bagi Lanud Soewondo, tetapi juga bagi masyarakat sekitar yang akan merasakan manfaat langsung dari lingkungan yang lebih hijau dan bersih.
Kegiatan ini menandai awal dari serangkaian inisiatif serupa yang akan terus dikembangkan dalam waktu dekat. Lanud Soewondo bertekad menjadi pionir dalam membangun keseimbangan antara tugas pertahanan dan pelestarian lingkungan, sebuah visi yang selaras dengan kebutuhan masa depan. (Salmon Sihombing)













