EKSPOSTIMES.COM- Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menegaskan bahwa Indonesia hanya mengenal sistem kewarganegaraan tunggal. Baginya, menjadi warga negara adalah hak asasi, namun yang penting adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat bersatu padu dalam mengawal kemajuan bangsa.
“Kita lahir di sini, sanak famili kita di sini, tentu menjadi moral obligation (kewajiban moral) kita,” ungkap Willy.
Tanggapan Willy datang menyusul munculnya tren #KaburAjaDulu di kalangan warganet, yang mengajak warga negara Indonesia (WNI) untuk menetap di luar negeri akibat situasi politik dan ekonomi yang tidak menentu.
Menurut Willy, bangsa dan negara adalah tanggung jawab bersama seluruh anak bangsa, bukan hanya pemerintah. Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah tanah air kita, dan sudah sepatutnya kita bersama-sama membangunnya, tak peduli betapa tidak sempurnanya kondisi saat ini.
Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid menyayangkan tren #KaburAjaDulu yang seolah mencerminkan kurangnya sikap patriotik dan cinta tanah air. Ia menegaskan bahwa jika ada masalah, sebagai warga negara sejati, kita harus berupaya menyelesaikannya bersama-sama, bukan justru melarikan diri.
“Kalau kita ini patriotik sejati, kalau memang ada masalah kita selesaikan bersama,” tegas Nusron.
Pemerintah, lanjut Nusron, terbuka untuk menerima segala masukan dan kritik dari masyarakat, serta siap berdialog dalam mengatasi setiap isu dan permasalahan yang ada. Karena pada akhirnya, membangun negeri adalah tanggung jawab bersama. (riz)













